Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Johanes Henuk, Pemimpin Redaksi 

Sorotan Redaksi

onlinentt.com – Rote Ndao – Di tengah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang masih membebani masyarakat Kabupaten Rote Ndao, muncul dugaan penyalahgunaan sistem barcode kendaraan untuk meloloskan pengisian BBM berulang kali di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dugaan ini perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, apabila sistem pendataan kendaraan yang seharusnya menjadi instrumen pengawasan justru dimanfaatkan untuk membuka celah pengisian berulang, maka tujuan pengendalian distribusi BBM berpotensi tidak tercapai. Masyarakat yang membutuhkan BBM untuk bekerja, berdagang, mengantar anak ke sekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari bisa menjadi pihak yang paling dirugikan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, dugaan manipulasi barcode tersebut disebut-sebut telah berlangsung cukup lama. Modus yang diduga digunakan adalah memanfaatkan identitas kendaraan dan pendaftaran barcode yang berbeda agar satu unit mobil berpeluang melakukan pengisian BBM lebih dari satu kali.

 

Informasi lain yang perlu ditelusuri adalah dugaan penggunaan sejumlah tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor berbeda yang dibawa oleh satu kendaraan. Pelat-pelat tersebut diduga dapat diganti di luar area SPBU untuk menyamarkan identitas kendaraan ketika kembali melakukan pengisian.

Baca Juga :  Gubernur  VBL melakukan Kunjungan Kerja Hari Pertama Di Daratan Timor

 

Apabila dugaan ini benar, persoalannya tidak lagi sebatas antrean panjang atau keterlambatan pelayanan di SPBU. Praktik tersebut berpotensi menjadi celah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi maupun BBM yang penyalurannya menggunakan sistem pendataan kendaraan. Namun, kebenaran dugaan ini harus dibuktikan melalui pemeriksaan lapangan, pencocokan data, dan penelusuran rekaman transaksi.

 

Karena itu, aparat kepolisian dan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) diminta turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat yang dicurigai menggunakan identitas ganda untuk mengakses pengisian BBM berulang kali.

 

Kepolisian diharapkan menelusuri kemungkinan adanya pemalsuan atau penyalahgunaan identitas kendaraan apabila ditemukan bukti awal yang mengarah pada pelanggaran hukum. Sementara Samsat dapat membantu melalui verifikasi kesesuaian nomor polisi, nomor rangka, nomor mesin, serta data registrasi kendaraan berdasarkan kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  "Tangan Dingin", Seorang Anak Yatim Piatu Paulus Henuk, Rote Ndao Buka Lagi 2. 150 Hektar Are Lahan Baru Dengan Dana Kementerian Sebesar 80 Milllyard Rupiah

 

Pengawasan juga perlu melibatkan pengelola SPBU dan pihak terkait yang menangani sistem barcode. Data transaksi dapat diperiksa untuk menemukan pola pengisian yang tidak wajar, seperti kendaraan dengan identitas yang patut dicurigai melakukan transaksi berulang dalam rentang waktu berdekatan atau munculnya ketidaksesuaian antara data kendaraan dan kondisi fisik di lapangan.

 

Pemeriksaan harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan bukti, bukan semata-mata karena kecurigaan. Dengan demikian, kendaraan yang tidak melakukan pelanggaran tidak menjadi korban tuduhan, sementara pihak yang terbukti menyalahgunakan sistem dapat diproses sesuai ketentuan.

 

Di tengah kondisi BBM yang sulit diperoleh, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa distribusi berjalan secara tertib, transparan, dan adil. Jangan sampai warga harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean, sementara dugaan celah dalam sistem pengawasan justru tidak segera diperiksa.

 

Pemerintah daerah bersama Satgas BBM juga perlu memastikan bahwa pengawasan tidak berhenti pada pemantauan antrean di depan SPBU. Pengawasan harus menjangkau pola transaksi, kesesuaian identitas kendaraan, dan kemungkinan penyimpangan yang menyebabkan distribusi BBM tidak tepat sasaran.

Baca Juga :  Di Tengah Duka, Keluarga Besar SMAN 1 Lobalain Hadir Menguatkan Keluarga Berkat Ngulu

 

Pertanyaan mendasar yang kini perlu dijawab adalah: seberapa efektif sistem barcode dalam mencegah pengisian berulang, dan apakah pengawasan di lapangan telah mampu mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan identitas kendaraan?

 

Masyarakat Rote Ndao berhak mendapatkan penjelasan yang terang. Jika sistem barcode telah berjalan sesuai ketentuan, pemeriksaan yang terbuka akan memperkuat kepercayaan publik. Sebaliknya, apabila ditemukan celah atau pelanggaran, tindakan korektif harus segera dilakukan agar persoalan tidak terus berulang.

 

Di tengah kelangkaan BBM, setiap celah penyalahgunaan harus ditutup. Polisi, Samsat, pengelola SPBU, dan Satgas BBM perlu bersinergi memastikan setiap transaksi berlangsung sesuai aturan, sehingga distribusi BBM tidak dikuasai oleh pihak-pihak yang diduga mencari keuntungan melalui penyalahgunaan sistem.

 

Sebab, ketika masyarakat masih berjuang mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari, dugaan pengisian berulang menggunakan identitas kendaraan berbeda tidak boleh dibiarkan tanpa pemeriksaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.”

Berita Terkait

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?
Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan
Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:25 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:35 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi

Berita Terbaru