Pernyataan Mersi Tite Terdengar “Manis di Bibir” Namun Terkesan “Hanya di Bibir Saja”

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 08:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Pernyataan Mersi Tite, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, terdengar, “manis di Bibir”, namun terkesan hanya “di bibir saja”.

 

Hal itu terungkap ketika wawancara bersama awak media, usai melakukan doa dan nazar bersama sejumlah warga yang dipimpin oleh Pendeta Nyonya Serli Taka, S.Th, untuk membuka dua titik pemblokiran akses jalan menuju PT. Bo’a Development di Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat, Rabu, (12/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam wawancaranya, anggota DPRD asal Fraksi Hanura ini, mengaku usai dari doa dan nazar, akan bersama warga melakukan pembukaan pemblokiran dua titik akses jalan menuju PT. Bo’a Development.

 

Tapi ironisnya, usai doa dan nazar bersama, Mersi Tite malah berdalih dengan mengungkapkan kalau kedua titik pemblokiran kedua akses jalan tersebut baru akan dilakukan pembukaan setelah adanya pembicaraan dengan masyarakat.

Baca Juga :  Sekretaris Dinas PU Kabupaten Rote Ndao Terkesan Tidak Komunikatif Dengan Media

 

“Setelah didoakan untuk pemberesan hal hal yang terjadi maka kita akan bersihkan demi kemajuan Rote Ndao. Kita harus bicarakan lagi dengan masyarakat supaya tidak ada salah pengertian supaya tidak terkesan, beta datang sebagai politisi memerintah masyarakat semaunya. Nanti kotong sama sama membongkar, ” ungkapnya.

 

Lebih dari itu, Mersi dengan semangat mengakui bahwa pembukaan pemblokiran akses jalan menuju PT. Bo’a Development, merupakan inisiasi dan spontanitas serta keterpanggilan dirinya bersama masyarakat.

 

“Beta merasa terpanggil untuk menyingkirkan pemikiran pemikiran di media sosial. Entah bagaimana tetapi kotong harus berani ambil sikap cinta untuk saling menjaga terlepas dari semua masalah yang ada,”tambahnya.

Baca Juga :  Latihan di Embung dan Sabet Dua Medali, "Undang" Perhatian Anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat Bangun Fasilitas Renang

 

Dijelaskan Tite, sebagai salah seorang yang menetap di Desa Bo’a, berkewajiban untuk mengajak masyarakat yang berkeluh kesah mengabaikan seluruh persoalan yang ada dengan saling mendukung agar Kecamatan Rote Barat kembali menggunakan “gaun kasih” yang telah menjadi jati diri masyarakat setempat,”ucapnya.

 

Dia juga menyebut semua pihak harus berbesar hati dan percaya, bahwa Tuhan itu ada; sehingga akan melakukan dengan caraNya. Sebagai manusia perlu selalu berharap dan berdoa. Terbukti masyarakat telah antusias mau menyelesaikan masalah ini dengan doa dan nazar bersama.

 

“Harapan beta ke depan tidak ada lagi masalah seperti ini. Kalau ada masalah, kita perlu duduk bersama, sebelum masalah itu menjadi besar. Rote Barat ini adalah tempat yang diutus dengan penuh kasih sayang dan tidak pernah ada masalah tapi kalau hari ini ada masalah maka itu juga Tuhan ijinkan untuk kotong belajar melindungi kotong pung daerah,”pungkasnya.

Baca Juga :  Banjir Bandang Akibatkan Satu Balita di Aceh Tenggara Meninggal Dunia

 

Mersi Tite menerangkan membangun daerah  ini tidak hanya dengan pemikiran melainkan perlu melibatkan Tuhan agar ke depan, baik investor, masyarakat dan pemerintah tetap bersama dalam satu kesatuan agar Rote Ndao, khususnya Rote Barat selalu berada dalam “gaun kasih” karena Rote Barat tidak pernah ada masalah, ini sejarah,”urainya.

 

Mengakhiri pernyataannya, Tite berharap kehadiran perusahaan yang beriventasi di Rote Barat dapat melakukan pembangunan bagi daerah dengan memberikan peluang-peluang kerja,”tandasnya. *

 

Berita Terkait

Di Tengah Duka, Keluarga Besar SMAN 1 Lobalain Hadir Menguatkan Keluarga Berkat Ngulu
Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?
Sinergi Pemkab Sumba Timur dan DPR RI Diperkuat, Usman Husin Dorong Aspirasi Petani Tembus Pemerintah Pusat
Kepala SMAN 1 Lobalain Apresiasi Paulus Henuk: Mai Fali dan Rote Mengajar Hadir Menyalakan Mimpi Generasi Muda
Balik Nama Sertipikat Tak Lagi Menunggu Tanpa Kepastian, ATR/BPN Hadirkan PERINTIS 10 Hari
Pesan Paulus Henuk Menembus Batas Pulau: “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi” Menggema dari Rote untuk Dunia
Sertipikat Tanah Wakaf Jadi Benteng Kepastian Hukum dan Penjaga Amanah Umat
Tutup Rote Mengajar, Paulus Henuk Titip Pesan: Bangun Rote Ndao Bersama

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:28 WITA

Kehilangan yang Tak Mudah, Bupati Paulus Henuk Sampaikan Belasungkawa dan Doa Penguatan bagi Charli Lian dan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01 WITA

Dari Evaluasi Menuju Aksi, Wabup Rote Ndao Dorong Dinas PMD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

Selasa, 1 September 2026 - 05:14 WITA

Bukan Sekadar Pameran, Paulus Henuk Dorong Expo UMKM Jadi Mesin Perputaran Ekonomi dan Ruang Tumbuh Talenta Muda Rote Ndao

Selasa, 1 September 2026 - 04:58 WITA

Bupati Paulus Henuk Pacu Optimalisasi PAD, Tekankan Kolaborasi Lintas OPD untuk Kejar Target Pendapatan Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:34 WITA

Setengah Ton Beras Jadi Simbol Kepedulian, Jane Natalia Suryanto Kembali Dekat dengan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:58 WITA

Bikin Pengunjung Terpukau, Tarian Kebalai SMPN 1 Lobalain Jadi Magnet di Expo UMKM 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:44 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Kolaborasi, Klasis Rote Barat Daya Bahas Persiapan Sidang Klasis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:31 WITA

Bupati Paulus Henuk Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Aspirasi Petani Jadi Dasar Kebijakan

Berita Terbaru

Lintas Nusa

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:47 WITA