“Progress di lapangan 7,44 persen pak karena ada beberapa item yang sudah masuk progres tersebut seperti mobilisasi, K3, pembersihan dan pengupasan lahan¸” jelasnya.
Sesuai rencana, jelas Cosmas Heng¸ pekerjaan hotmix akan dikerjakan di bulan April 2021 dimasa akhir kontrak proyek. Sedangkan untuk urukan pilihan atau urpil akan diturunkan secepatnya. “hotmix rencana diakhir kontrak bulan april, sementara urpil minggu ini sudah mulai stok materialnya¸” tandasnya.
Menurut Kosmas Heng¸ persoalan keterlambatan pengerjaan proyek dan ketidakmajuan progres proyek tersebut karena terkendala cuaca hujan di lokasi proyek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kendala curah hujan yang tinggi. Selain itu waktu kontrak awal masih tunggu tim dari SMI, (Sarana Multi Infrastruktur) turun MC 0. Sehingga waktu sisa kami efektifkan untuk kejar fisik yang tertinggal,” jelasnya.
Terkait keterbatasan karena ketiadaan sarana alat kerja pendukung, seperti tom crusher dan Aspal Mixing Plan (AMP)¸ Kosmas Heng mengungkapkan stone crushernya sudah ada, yakni di Kabupaten Nagekeo. Sementara AMP masih dalam proses pengiriman dari Surabaya ke lokasi proyek.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































