Terkait rencana aksi damai Araksi dan aktivis anti korupsi di NTT pada Kamis (24/06/21), Alfred Baun mengatakan, aksi tersebut akan dimulai dari Kantor BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) ke Kantor Kejati NTT. Kemudian menuju Pengadilan Tinggi NTT. Aksi akan dimulai pukul 09.00 Wita.
“Tidak ada cara lain, Araksi akan buat ‘pengadilan jalanan’ kepada dua lembaga penegak hukum di NTT, yaitu kita akan gelar aksi damai di Kejati NTT dan Pengadilan Tinggi. Kami melihat mereka sebagai penegak hukum yang tidak melakukan penegakan hukum dengan baik. terutama terhadap kasus korupsi yang ada di Daerah ini (NTT, red),” jelasnya.
Alfred Baun menambahkan, Araksi telah mengajukan surat permohonan izin dan sudah mendapatkan izin dari Kapolresta. “Aksi ini akan besar karena Araksi juga akan melibatkan Araksi Wilayah Kabupaten Malaka, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, lanjutnya, ada OKP (Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan serta aktivis anti korupsi. “Ada 6 OKP ditambah aktivis anti korupsi dengan jumlah sekitar 250 orang.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































