Hal itu di samping sisa dana infrastruktur yang mencapai Rp389,2 miliar, dan Silpa Provinsi Papua yang mencapai Rp1,7 triliun di tahun 2019.
Di Papua Barat, rata-rata Silpa dalam tujuh tahun terakhir mencapai Rp257,2 miliar dan sisa dana infrastruktur mencapai Rp109,1 miliar.
Hal itu belum termasuk Silpa Papua Barat di 2019 yang mencapai Rp370,7 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi dana otsus yang semestinya dipakai untuk mengejar ketertinggalan, ternyata pemakaiannya tidak maksimal.
Padahal masyarakat sangat membutuhkan anggaran tersebut untuk mengejar ketertinggalan Papua dan Papua Barat dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia,” ujarnya.*

Ikuti Kami
Subscribe































