Tokoh PWNU Ditunjuk Gubernur Sebagai Ketua Pesparani Katholik Nasional II di NTT

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2020 - 01:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf  Kapolda NTT,  Dominikus Yampormase menyatakan, dari sisi keamanan pihak Polda akan mengatur penjemputan, penjagaan, pengawalan selama kegiatan ini berlangsung.

“Polda serius menanggapi permintaan penyelenggara maka kegiatan yang berkaitan dengan pesparani mulai dari datangnya peserta sampai dengan kembali akan berlangsung dengan damai,” ungkap mantan Kapolres Kupang ini.

Vikjend Keuskupan Agung Kupang RD Gerardus Duka, Pr juga menambahkan, lagu adalah do’a. Oleh karena itu, ada ungkapan Latin Qui Bene Cantat Bis Oat, artinya, “yang bernyanyi dengan baik berdoa dua kali,”.

Dia menerangkan, dalam gereja Katolik lagu bukan penambahan melainkan merupakan bagian integral yang menghubungkan ibadat Sabda dan Ekaristi.

Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama NTT, Marselinus Sarman mengaku, penetapan NTT sebagai daerah tuan rumah merupakan keputusan gereja katolik dan pemerintah, jelas dia.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Dukung Perjuangan Atlet Tenis Meja Rote Ndao ke Tingkat Nasional

Turut hadir dalam jumpa pers itu, Ketua Umum Pesta Paduan Suara Gerejani, (Pesparani), Katolik Nasional II, H. Jamaludin Ahmad didampingi Vikaris jenderal Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka, Ketua Lembaga Pembina dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) NTT, Frans Salem, Ketua Pelaksana Pesparani Katolik Nasional II, Sinun Petrus Manuk, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTT, Sarman Marselinus, Perwakilan dari Polda NTT, AKBP Domi Yamparmase dan Romo Dus Bone.***

Baca Juga :  MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Berita Terkait

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA