Masih menurut dia, setelah pembukaan kegiatannya oleh Gubernur NTT, selanjutnya akan dilaksanakan beberapa cabang lomba dari tanggal 15 sampai dengan 16 Mei 2020 pada beberapa lokasi, yaitu, aula Gereja Assumpta dan Paulus dan baru akan berakhir, pukul 05.00 wita nanti.
“Kami sudah kirim undangan ke Uskup Agung Ende untuk memimpin misa penutupan yang dirangkai dengan upacara penutupan sekaligus penyerahan hadiah oleh Gubernur NTT.
Ada 13 cabang kegiatan yang dilombakan dan dijabarkan dalam 4 kategori besar, yakni, paduan suara, lomba bermazmur, CCR, (Cerdas, Cermat Rohani), dan bertutur kitab soal suci,” urainya.
Dituturkan, target peserta dari NTT dapat meraih juara umum pada Pesparani Nasional karena ketika pelaksanaan Pesparani di Ambon, NTT kurang satu champion, tetapi memperoleh enam medali emas, enam perak dan empat perunggu. Sementara, provinsi Kalimantan timur melebihi NTT satu medali emas sehingga menggondol juara Umum Nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masa tuan rumah tidak juara umum. Setelah Pesparani provnsi kontingen kita akan digodok agar bisa tampil di Pesparani Nasional pada bulan Oktober 2020 mendatang” harap Manuk.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































