“Saya melihat ini hampir sama persis dengan mekanisme penyelenggaraan MTQ,” ujarnya.
Ahmad, berharap seluruh masyarakat NTT melakukan pemasangan umbul-umbul pada sepanjang bandara, pelabuhan, penginapan dengan bertuliskan ucapan selamat datang peserta Pesarani Katholik Nasional II di NTT agar sama seperti pelaksanaan MTQ, terangnya.
Dia juga meminta peran serta media dalam pemberitaan untuk meminta target kepada peserta yang hadir dalam Pesparani tingkat Nasional II di Nusa Tenggara Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Media harus meminta target kepada peserta yang hadir dalam Pesparani Katolik Nasional II di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana saat kehadiran rombongan, media sudah harus stand by untuk bertanya dari daerah mana. Apakah dari Papua atau Maluku dan targetnya apa?. Kemudian, Juara pada lomba apa? Sebab, kata Gubernur kalau media gagal dalam pemberitaan maka kita semua pasti gagal,” jelasnya.
Sementara, Ketua Umum Pesparani NTT, Sinuns Petrus Manuk mengungkapkan, pelaksanaan Pesparani tingkat provinsi akan berlangsung pada tanggal 12 sampai dengan 17 Mei 2020 mendatang.
Khusus pembukaan akan dimulai pada tanggal 14 Mei 2020 namun akan didahului dengan Misa Agung oleh Mgr. Petrus Turang, Pr.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































