onlinentt.com–Rote Ndao | Senin pagi di SMA Negeri 1 Lobalain berlangsung dalam suasana berbeda.
Lapangan sekolah tidak hanya menjadi tempat berkibarnya Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar memimpin, bertanggung jawab, sekaligus menghidupkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara bendera yang digelar Senin, 14 September 2026, mulai pukul 07.15 WITA tersebut seluruh petugasnya berasal dari anggota OSIS SMA Negeri 1 Lobalain.
Hal yang menarik, posisi Inspektur Upacara (Irup) juga dipercayakan kepada Ketua OSIS, Albert Edon.
Kepercayaan tersebut memberikan pesan kuat bahwa pembentukan karakter peserta didik tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas.
Siswa juga diberikan ruang untuk tampil, mengambil tanggung jawab dan belajar menjadi pemimpin sejak berada di lingkungan sekolah.
Dengan tertib dan penuh semangat, para anggota OSIS menjalankan setiap tahapan upacara.
Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, mereka menunjukkan kerja sama, kedisiplinan, keberanian serta rasa tanggung jawab terhadap tugas yang dipercayakan.
Dalam arahannya sebagai Inspektur Upacara, Albert Edon menyampaikan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian seluruh warga SMA Negeri 1 Lobalain, yakni taat, peduli dan menghormati guru.
Menurutnya, ketaatan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tertib. Setiap warga sekolah diharapkan mematuhi tata tertib dan berbagai aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman.
Selain taat, kepedulian juga menjadi nilai yang tidak kalah penting. Setiap warga sekolah diharapkan memiliki kepekaan terhadap sesama maupun lingkungan sekolah.
Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling membantu, menjaga kebersihan dan menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan pendidikan.
Pesan ketiga adalah pentingnya menghormati guru. Para siswa diingatkan untuk menempatkan guru sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan masa depan mereka.
Guru, dalam lingkungan sekolah, merupakan orang tua bagi para siswa. Karena itu, sikap hormat, sopan dan menghargai guru perlu terus ditanamkan dalam keseharian.
Pelaksanaan upacara dengan seluruh petugas dari unsur OSIS sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan bagi siswa SMA Negeri 1 Lobalain.
Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar berbicara di depan banyak orang, tetapi juga memahami arti sebuah kepercayaan dan konsekuensi dari tanggung jawab yang diberikan.
Upacara bendera pun kembali menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai perjuangan para pahlawan serta memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab generasi muda.
Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dalam keseharian siswa, baik dalam mengikuti proses pembelajaran maupun ketika berinteraksi dengan guru, sesama siswa dan lingkungan sekolah.
,
“Dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan, kita wujudkan generasi SMA N 1 Lobalain yang berkarakter dan berprestasi,” menjadi semangat yang mengiringi pelaksanaan upacara tersebut.*




















