Ketua OSIS Pimpin Upacara, SMA N 1 Lobalain Tanamkan Tiga Nilai Karakter

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 12:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Humas SMA Negeri 1 Lobalain Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com–Rote Ndao | Senin pagi di SMA Negeri 1 Lobalain berlangsung dalam suasana berbeda.

 

Lapangan sekolah tidak hanya menjadi tempat berkibarnya Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar memimpin, bertanggung jawab, sekaligus menghidupkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Upacara bendera yang digelar Senin, 14 September 2026, mulai pukul 07.15 WITA tersebut seluruh petugasnya berasal dari anggota OSIS SMA Negeri 1 Lobalain.

 

Hal yang menarik, posisi Inspektur Upacara (Irup) juga dipercayakan kepada Ketua OSIS, Albert Edon.

 

Kepercayaan tersebut memberikan pesan kuat bahwa pembentukan karakter peserta didik tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas.

 

Siswa juga diberikan ruang untuk tampil, mengambil tanggung jawab dan belajar menjadi pemimpin sejak berada di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Calon Kades Bermain Politik Uang Dinilai Cacat Moral

 

Dengan tertib dan penuh semangat, para anggota OSIS menjalankan setiap tahapan upacara.

 

Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, mereka menunjukkan kerja sama, kedisiplinan, keberanian serta rasa tanggung jawab terhadap tugas yang dipercayakan.

 

Dalam arahannya sebagai Inspektur Upacara, Albert Edon menyampaikan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian seluruh warga SMA Negeri 1 Lobalain, yakni taat, peduli dan menghormati guru.

 

Menurutnya, ketaatan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tertib. Setiap warga sekolah diharapkan mematuhi tata tertib dan berbagai aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman.

Baca Juga :  Dari UNSTAR, Paulus Henuk Titip Pesan: Masa Depan Rote Ndao Ditentukan Generasi yang Berani Belajar

 

Selain taat, kepedulian juga menjadi nilai yang tidak kalah penting. Setiap warga sekolah diharapkan memiliki kepekaan terhadap sesama maupun lingkungan sekolah.

 

Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling membantu, menjaga kebersihan dan menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan pendidikan.

 

Pesan ketiga adalah pentingnya menghormati guru. Para siswa diingatkan untuk menempatkan guru sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan masa depan mereka.

 

Guru, dalam lingkungan sekolah, merupakan orang tua bagi para siswa. Karena itu, sikap hormat, sopan dan menghargai guru perlu terus ditanamkan dalam keseharian.

 

Pelaksanaan upacara dengan seluruh petugas dari unsur OSIS sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan bagi siswa SMA Negeri 1 Lobalain.

Baca Juga :  Bupati Henuk Perkokoh Harapan Masyarakat Rote Ndao di Tengah Derasnya Pemangkasan Anggaran Pusat

 

Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar berbicara di depan banyak orang, tetapi juga memahami arti sebuah kepercayaan dan konsekuensi dari tanggung jawab yang diberikan.

 

Upacara bendera pun kembali menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai perjuangan para pahlawan serta memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab generasi muda.

 

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dalam keseharian siswa, baik dalam mengikuti proses pembelajaran maupun ketika berinteraksi dengan guru, sesama siswa dan lingkungan sekolah.

,

“Dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan, kita wujudkan generasi SMA N 1 Lobalain yang berkarakter dan berprestasi,” menjadi semangat yang mengiringi pelaksanaan upacara tersebut.*

Berita Terkait

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian
Adakah Agen atau Pengecer Siluman?
Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU
Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang
Bahasa Ibu di Ambang Punah, Pemerintah Perlu Ambil Sikap
Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum
Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WITA

Dari Edukasi ke Aksi Nyata, Lapas Kupang Gandeng Politani Negeri Kupang dan Bank Sampah Mutiara Timor Latih Petugas dan Warga Binaan Olah Sampah Organik dan Anorganik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:41 WITA

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:36 WITA

Jejak Pengabdian Fila Delfia Fiah Tak Berakhir di Pemakaman, Keluarga dan Jemaat GPdI Rajawali Leolutun Kehilangan Sosok Teladan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Falen Haning Nahkodai Garda Bangsa NTT 2026–2031, Konsolidasi 22 Kabupaten/Kota Jadi Agenda Awal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Berita Terbaru

Uncategorized

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:00 WITA