Diduga Galian C PT. Bina Citra Teknik Cahaya di Kali Buntal Matim Tidak Mengantongi Izin Resmi

- Redaksi

Kamis, 28 Januari 2021 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di lokasi proyek, mulai dari kampung Buntal (4 pohon tempat wisata WNA Prancis, red) hingga kampung Kembo, tidak ada tanda-tanda aktivitas pekerjaan proyek. Base Camp tampak sepi dan lengang, tak ada aktivitas apapun. Pintu Base Camp tampak tertutup rapat.

Di sekitar lokasi proyek, tampak ada 2 (dua) unit excavator (merk Hyundai). Satu (satu) unit excavator terparkir di base camp (di samping jembatan Buntal¸ red).

Baca Juga :  Ketua Araksi NTT Desak Penyidik Dan Kapolda Untuk Tetapkan Bupati TTS Cs Sebagai Tersangka

Sedangkan excavator lainnya tampak berada di depan SDI Kembo, Desa Golo Lijun yang digunakan untuk membelah bukit dan mengambil batu untuk digunakan sebagai pasangan saluran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi ini, tampak juga ada beberapa tumpukan batu putih sejenis batu kapur yang siap di angkut ke titik lokasi pengerjaan proyek.

Baca Juga :  Toleransi yang Diberikan Kepada Umat Beragama dengan Menjaga Keamanan dan Kenyamanan

Ada pula 4 (empat) tumpukan (sekitar 2 ret) yang berada di loksi proyek, tepat di pinggir pematang sawah Kampung Buntal. Juga ada tumpukan pasir di samping jembatan Buntal.

Informasi yang dhimpun tim media ini, PT. BTCH sebagai kontraktor pelaksana proyek tersebut, mengambil pasir tersebut dari sungai Buntal tanpa mengantongi izin resmi (ilegal).

Baca Juga :  Hendak Bersilahturahmi Guna Menanyakan Pembangunan Ponpes, Wartawan di Hadang Security Pondok Pesantren

Berita Terkait

Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang
Kantor Pertanahan Rote Ndao dan Bank NTT Bangun Kolaborasi, Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Terintegrasi
Dari K-SIGN hingga HUT RI, Bupati Paulus Henuk Perkuat Kolaborasi dengan Tim KKP
Evaluasi Mingguan Dinas Peternakan Rote Ndao: Menjaga Program Tetap Bergerak, Kendala Segera Ditangani
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 05:17 WITA

Tambak Garam Rote Ndao, Harapan Baru PAD, Tempat Tumbuh Sumber Ekonomi Baru dan Masa Depan Anak Daerah

Senin, 21 September 2026 - 23:45 WITA

K-SIGN Tahap II Disiapkan, Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Warga Kawasan Tambak Garam

Sabtu, 19 September 2026 - 05:11 WITA

Bupati Paulus Henuk Turun ke Kawasan K-SIGN, Dorong Sinergi agar Sentra Garam Nasional Beri Dampak Nyata

Selasa, 15 September 2026 - 06:39 WITA

Bupati Paulus Henuk Dorong Bank NTT Jadi Mitra Tumbuhnya Wirausaha Muda dan Perempuan Rote Ndao

Selasa, 15 September 2026 - 04:27 WITA

Perumda Rote Ndao Butuh Anggaran Rp10 Miliar Untuk Investasi Jangka Panjang, Dari Pengamanan Air Baku hingga Rencana Air Kemasan “Ita Oen”.

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WITA

Di Balik Panjangnya Antrean BBM di SPBU Metina, Ada Persoalan Jam Layanan Hingga Validasi Nelayan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:12 WITA

Bupati Rote Ndao Pantau Aktivitas Pasar Busalangga, Ekonomi Rakyat Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:42 WITA

Dari Tambak Rote Menuju Pasar Jawa, Paulus Henuk Buka Jalur Logistik Garam

Berita Terbaru