Jika jadi diterapkan menurutnya harus dilakukan sosialisasi kepada para orang tua.
Untuk itu pihak sekolah perlu mengundang komite sekolah untuk menjelaskan bagaimana proses belajar tatap muka tersebut berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.
Selain itu Wawali juga minta agar pihak sekolah harus memastikan tersedianya sarana dan pra sarana protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, thermo gun dan disinfektan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambahkannya teknik penjemputan anak oleh orang tua atau penjemput juga perlu diatur.
Menurutnya baik pembelajaran secara online maupun tatap muka fokus pada tiga hal utama, yakni kemampuan anak dalam literasi, numerasi serta pendidikan karakter.
Untuk poin pendidikan karakter menurutnya hanya bisa efektif jika dilakukan secara tatap muka, tidak bisa secara online karena harus lewat contoh, salah satunya lewat karakter yang dilihat dari teman bermain di sekolah.
Kepala Bidang Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan pada Balitbang Kota Kupang, Drs. Abdul Kap dalam laporan panitia menyampaikan kajian strategi sektor pendidikan dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Undana, Dr. Angelikus Nama Koten, M.Pd dan Fungsional Ahli dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, Yuana Margarets Hadjo, SKM, M.Ph serta kontrol mutu dari Tim Pengendali Mutu Kajian.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe


















