Sinergi Pemerintah Daerah dan BAKAMLA RI untuk Optimalisasi Pembangunan Laut NTT

- Redaksi

Selasa, 9 November 2021 - 18:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI yang dipimpin oleh Direktur Badan Kerjasama Keamanan Laut RI, Laksamana Pertama Sandy Latief.

Gubernur VBL menyampaikan,  Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia dengan status negara kepulauan terbesar di dunia namun perlu optimalisasi  dalam implementasi pembangunan kelautan.

“Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang merupakan 71 persen keseluruhan wilayah Indonesia dan memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504. Hal ini membuktikan laut merupakan penopang kehidupan kita bahkan anak dan cucu kita nanti. Untuk itu negara mesti hadir dan bertanggungjawab untuk memberikan keamanan di wilayah laut melalui penjaga pantai dan laut (Sea and Coast Guard),” ungkap Gubernur Viktor

“Kondisi NTT saat ini, secara Geopolitik dan Geostrategi, memiliki garis pantai sepanjang 5.700 dan berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Australia dan RDTL. Sehingga sangat diperlukan desain dan fasilitas keamanan laut yang strategis, karena batas  laut dengan Australia tidak ada masalah. Akan tetapi batas laut dengan RDTL, perlu adanya kesepakatan antar dua negara karena regulasi internasional tidak dapat dipakai untuk menetapkan batas laut tersebut,” tegas Gubernur.

Gubernur Laiskodat menghendaki optimalisasi peran BAKAMLA RI yang ada di NTT sebagai Sea and Coast Guard yang tidak hanya fokus pada Pulau Timor saja melainkan peran tersebut ada di Pulau Sumba, Pulau Flores dan Kabupaten Kepulauan lainnya.

Baca Juga :  Ambrosius Sina Ancam Tutup Pelabuhan ASDP Pantai Baru Bila Tidak Ada Pembayaran Lahan Miliknya

“Stasiun Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan perairan yang akan dibangun oleh BAKAMLA RI di Kabupaten Kupang, harapanya terdapat juga di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Alor dengan kelengkapan fasilitas standar dunia,” harap Gubernur Laiskodat.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Sandy Latief menyampaikan bahwa BAKAMLA RI bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan keamanan dan keselamatan diwilayah perairan Indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

“Sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden, fungsi kami tidak hanya sebagai etalase keamanan negara, melainkan juga sebagai pertahanan kedaulatan negara dengan langkah nyata yang dilakukan pembangunan Stasiun SPD di beberapa Provinsi termasuk di NTT,” ungkap Sandy.

Baca Juga :  Terkesan Lambannya Proses Kasus Penganiayaan Terhadap Wartawan di Malaka, Ketua PWOIN NTT Siap Surati Kapolri

“Pak Gubernur, tentunya sinergi, kolaborasi dan arahannya menjadi masukan bagi kami dalam mengimplementasikan tugas pengabdian kami di Indonesia dan khususnya di NTT, ” jelas Latief.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Maritim Timur, Laksamana Pertama BAKAMLA Arif Sumartino, Kepala Stasiun BAKAMLA Kupang, Mayor Yeanny bersama tim. Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum Aset Pertahanan, Kantor Pertanahan Rote Ndao Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan
Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi
Sekda Rote Ndao Tidak Sediakan Buku Tamu Bagi Setiap Orang yang Bertamu
Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA