onlinentt.com-Rote Ndao I Persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tidak selalu membutuhkan keputusan yang tergesa-gesa.
Ada kalanya, jalan keluar justru dimulai dari kesediaan untuk duduk bersama, mendengar setiap suara dan mencari titik temu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat itulah yang ditunjukkan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat melakukan audiensi bersama masyarakat Desa Persiapan Loman, Selasa (06/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, pandangan maupun persoalan yang tengah dihadapi.
Audiensi juga melibatkan Meneleo sebagai bagian dari upaya memediasi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, perbedaan pandangan yang muncul di tengah masyarakat merupakan bagian dari dinamika kehidupan bersama.
Namun, perbedaan tersebut perlu dikelola melalui komunikasi yang terbuka agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Paulus Henuk memilih mendengar langsung apa yang menjadi keresahan masyarakat.
Ia memberikan ruang kepada warga untuk menyampaikan persoalan dari sudut pandang masing-masing, sehingga setiap persoalan dapat dipahami secara lebih utuh sebelum menentukan langkah penyelesaian.
Pendekatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penyelesaian persoalan masyarakat tidak semata-mata berbicara mengenai siapa yang benar atau siapa yang salah.
.
Yang lebih penting adalah bagaimana semua pihak dapat menemukan jalan keluar yang dapat diterima bersama dan tetap menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Bupati mendorong agar setiap perbedaan dan persoalan diselesaikan melalui komunikasi serta dialog yang baik.
Kepentingan bersama harus menjadi pijakan utama, sementara keharmonisan kehidupan masyarakat tetap harus dijaga.
Menurut Paulus, pemerintah hadir bukan hanya ketika sebuah persoalan telah menjadi besar.
Pemerintah juga harus membuka ruang komunikasi sejak persoalan mulai muncul, sehingga masyarakat memiliki tempat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari penyelesaian secara bersama-sama.
Pertemuan dengan masyarakat Desa Persiapan Loman menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah untuk memastikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat tidak dibiarkan berlarut-larut.
Di tengah dinamika pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat, menjaga persatuan menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.
Sebab, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program dan anggaran, tetapi juga membutuhkan suasana masyarakat yang aman, rukun dan mampu menyelesaikan perbedaan melalui cara-cara yang damai.
Melalui ruang dialog tersebut, Paulus Henuk kembali menegaskan pentingnya membangun komunikasi sebagai jembatan penyelesaian persoalan.
Aspirasi masyarakat didengar, perbedaan dibicarakan, dan penyelesaian diarahkan pada kepentingan bersama.
Dari Loman, pesan yang dibangun sederhana, ketika persoalan dihadapi dengan keterbukaan dan semua pihak bersedia duduk bersama, selalu ada ruang untuk menemukan jalan keluar tanpa harus mengorbankan keharmonisan masyarakat.*



















