Erik mengungkapkan¸ “selama masa pemeliharaan kemarin telah dilakukan perbaikan minor (patching) dgn (dengan) indikasi kerusakan akibat beban overload oleh aktifitas truck besar dgn (dengan), muatan berat yg (yang) tidak sesuai dgn (dengan) kelas jalan yg (yang) melintas di jln (jalan) tsb (tersebut).”
Ditanyai lebih lanjut terkait apa ‘kelas jalan’ dimaksud¸ Erik malah mengarahkan untuk menghubungi dan meminta penjelasan dari bagian design beban dan bagian perencanaan Dinas PUPR NTT.
“Untuk lebih detail terkait kelas jalan dan design bebannya mungkin lebih tepat ke bagian perencanaan tim PU pak…¸” tandasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur PT. WGP itu menambahkan¸ bahwa penanganan selanjutnya terhadap kerusakan di ruas jalan tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas PUPR NTT.
Sementara itu¸ Kepala Dinas PUPR NTT¸ Ir. Maksi Nenabu¸ ST.¸ MT yang dikonfirmasi Tim Media ini pada Jumat (05/02) menjelaskan bahwa¸ pihaknya telah menginstruksikan kepada PT. WGP untuk memperbaiki titik kerusakan tersebut.
Juga menunggu hingga curah hujan redah (berkurang¸ red) baru melakukan perbaikan. “Mereka (PT. WGP) siap perbaiki¸” ujarnya. *tim

Ikuti Kami
Subscribe































