Ana Kasim Siswa SMP Miliki Berat Badan 120 KG

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 10:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-
Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya  berbadan sehat. Sehingga bila anak itu sehat maka akan menggemaskan  orang tuanya. Namun kalau ada anak masih berusia belia tetapi memiliki postur melebihi usia atau over body pasti  akan menyebalkan dan menjadi bahan guyonan dan tertawaan orang bahkan orang tua.

Selain itu, juga akan membuat ketidaknyamanan dan gangguan pada aktivitas pemilik postur.

Begitulah seperti yang di alami Aldivan Kasim,
anak berusia 13 tahun yang biasanya disapa, Ana, oleh teman-temannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok menuju usia remaja itu tinggal bersama ibunya di Desa Papela Kecamatan Rote timur Kabupaten Rote Ndao.

Ana saat ini tercatat sebagai siswa pada sekolah Mts Al-Muhajirin Papela memiliki berat badan 120 kilo gram, (kg) .

Asria Kasim, Ibunda Ana yang ditemui media ini menceritakan, bahwa waktu dilahirkan, Ana memiliki berat badan sebesar 4,5 kg. Kemudian dalam pertumbuhannya, dari balita berat badan Ana terus bertambah mencapai mencapai 30 kg.

Baca Juga :  DPRD Rote Ndao Rampungkan Reses I Tahun 2026, Aspirasi Warga Jadi Masukan Penyusunan APBD

Penambahan berat badan tersebut tidak disertai dengan mengkonsumsi makanan atau minuman lain melainkan hanya  mengandalkan Air Susu Ibu, (ASI) .

Dikatakan Asrial, waktu masih duduk di bangku Taman Kanak Kanak, (TK), hingga Tamat SD, volume makan Ana dari ke hari semakin bertambah banyak.

“Setiap makan, nasinya sangat banyak. Biar makan hanya dengan campur gula air atau air saja pasti porsinya tetap banyak. Sehingga berat badannya mencapai  80-an kg, bahkan untuk saat ini setelah duduk di SMP sudah 120 kg “, ungkapnya.

Sementara pada kesempatan berbeda, Ibu ana mengaku saat ini porsi makan Ana sudah mengalami perubahan.

Baca Juga :  Episode V, Legenda Tenggelamnya Kima Rou do Nara Fai

“sekarang ini dia cuma makan 2 kali dalam  sehari, yakni siang sewaktu pulang dari sekolah. Kalau malam harinya dia hanya kebanyakan minum  air putih. Begitu pula ketika
berangkat ke sekolah”,papar dia.

Asria Kasim, berharap dengan publikasi berita anaknya di media onlinentt. com ada tanggapan dan perhatian dari pemerintah dan pihak lain untuk perawatan penurunan berat badan anaknya.

Kepala sekolah Mts. Almuhajirin, Ridwan Goro, S.Pd dimintai keterangan soal bagaimana keberadaan Ana di sekolah menjelaskan, aktivitas Ana selama di sekolah berjalan normal seperti siswa lainnya.

“Hanya saat pertama masuk sekolah, dia alami kesulitan saat berdiri tetapi sekarang sudah seperti biasa”, jelas dia.

Ridwan Goro, mengaku dalam kegiatan extra kurikuler di sekolah malah selalu mengandalkan Ana, misalnya olahraga tarik tambang.

Baca Juga :  Siapakah Mboe Ain dan Lutu Ain Dalam Tatanan Masyarakat Rote Ti

“Kalau ada lomba tarik tambang antar sekolah kalau tidak Ana pasti tim akan alami kekalahan”, terangnya.

Sekedar diketahui saja,  bahwa begitu Ana dilahirkan sudah ditakdirkan  sebagai anak yatim karena keburu Sang Pencipta yang punya kehidupan telah memanggil ayahnya.

Sehingga Ana hanya dibesarkan oleh ibunya yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual ikan keliling.

Pekerjaan ini di jalani saat para nelayan pulang dari melaut. Dia selalu mendatangi dengan menawarkan jasa untuk menjual hasil tangkapan para nelayan.

Kepada media ini AsriaI mengaku sangat bersyukur kepada Allah karena meski dengan status janda tua yang ditinggal mati oleh suami namun dari perjuangannya sebagai penjual ikan keliling salah satu anak laki lakiya sudah lolos sebagai anggota TNI AL. *Amril Ahmad Putera Tanjung

Berita Terkait

Dari Keterbatasan Menuju Masa Depan, 71 Anak NTT Berangkat Kuliah ke Surabaya Berkat Beasiswa Perjuangan Usman Husin
Kepala SMAN 1 Lobalain Apresiasi Paulus Henuk: Mai Fali dan Rote Mengajar Hadir Menyalakan Mimpi Generasi Muda
Data Menjadi Kompas Rote Ndao: Paulus Henuk Dorong Kebijakan yang Berpijak pada Kondisi Nyata Masyarakat
Sungguh Luar Biasa, Albert Edon, Siswa SMA N 1 Lobalain menuju Duta SMA Tingkat Nasional
Dari UNSTAR, Paulus Henuk Titip Pesan: Masa Depan Rote Ndao Ditentukan Generasi yang Berani Belajar
Riset Peternakan di Rote Ndao Didorong Jadi Langkah Nyata Penguatan Potensi Daerah
ASN Rote Ndao Bergerak, Kepedulian untuk Flores Dihimpun Lewat Donasi “Peduli Flores”
Menikmati Segarnya Pagi di Kolam Kanda Raja, Destinasi Rekreasi Nyaman di Sanggaoen

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:28 WITA

Kehilangan yang Tak Mudah, Bupati Paulus Henuk Sampaikan Belasungkawa dan Doa Penguatan bagi Charli Lian dan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01 WITA

Dari Evaluasi Menuju Aksi, Wabup Rote Ndao Dorong Dinas PMD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

Selasa, 1 September 2026 - 05:14 WITA

Bukan Sekadar Pameran, Paulus Henuk Dorong Expo UMKM Jadi Mesin Perputaran Ekonomi dan Ruang Tumbuh Talenta Muda Rote Ndao

Selasa, 1 September 2026 - 04:58 WITA

Bupati Paulus Henuk Pacu Optimalisasi PAD, Tekankan Kolaborasi Lintas OPD untuk Kejar Target Pendapatan Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:34 WITA

Setengah Ton Beras Jadi Simbol Kepedulian, Jane Natalia Suryanto Kembali Dekat dengan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:58 WITA

Bikin Pengunjung Terpukau, Tarian Kebalai SMPN 1 Lobalain Jadi Magnet di Expo UMKM 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:44 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Kolaborasi, Klasis Rote Barat Daya Bahas Persiapan Sidang Klasis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:31 WITA

Bupati Paulus Henuk Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Aspirasi Petani Jadi Dasar Kebijakan

Berita Terbaru

Lintas Nusa

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:47 WITA