Ada Kejanggalan Dalam Penanganan Kasus Penganiyaan Martha Lelis?

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2020 - 01:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Baru beberapa hari Polsek tahan pelaku, diam-diam Polsek melepas pelaku maka saya suruh anak saya pergi tanya di Polsek kenapa pelaku dilepas. Baru Polsek tangkap dan masukan kembali pelaku ke dalam sel,” beber dia.

Selanjutnya, korban karena harus menjalani pengobatan dan pemulihan terpaksa meninggalkan rumah dan anaknya pergi ke Kota Kupang.
Selama di sana, korban tidak pernah mendapatkan informasi tentang perkembangan penanganan kasusnya oleh Polsek Amfoang. Malah sebaliknya, korban diberitahu anaknya kalau pelaku sudah diikeluarkan dari tahanan dengan alasan mengalami gangguan jiwa.

Baca Juga :  Kodim 1604-1 Kupang Adakan Kegiatan Pembinaan Komunikasi Sosial Tangkal Radikalisme dan Separatisme

Berkaitan dengan hal itu, Kanit Res Amfoang Timur yang dihubungi melalui Kanit PPA Polres Kupang, Ipda Fridinari Kameo, melalui whatsApp, mengaku perkembangan kasus penganiayaan terhadap Martha Lelis sudah P21, tinggal ke tahap dua namun pelaku kini sedang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa, (RSJ), Naimata atas permintaan jaksa sebab diduga mengalami sakit jiwa dalam ruang tahanan.

“Kasus ditangani Langsung oleh Polsek Amfoang Timur. Kasus sudah P21 tapi memang belum ke tahap dua karena saya juga lihat waktu tersangka di dalam sel agak aneh-aneh kayak orang bingung. Jadi jaksa minta untuk periksa kejiwaan. Sehingga tersangka kini lagi berobat di Rumah Sakit Jiwa Naimata,” jelasnya.

Baca Juga :  Rakor Gugus Kerja TPPO Momentum Penting Tapi Sayangnya Kehadiran Wartawan Disepelekan

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum Aset Pertahanan, Kantor Pertanahan Rote Ndao Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan
Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi
Sekda Rote Ndao Tidak Sediakan Buku Tamu Bagi Setiap Orang yang Bertamu
Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:42 WITA

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:35 WITA

Panen Tomat di Kebun SAE, Warga Binaan Lapas Baa Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Masa Depan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WITA

Warga Negara Australia Meninggal di Pantai Oemau Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat

Minggu, 1 November 2026 - 19:15 WITA

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:42 WITA