Saat Tenun Rote Menjadi Simbol Persaudaraan, Bupati Paulus Henuk Apresiasi Cahaya Pendidikan dari Yayasan Astra

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Jakarta | Komitmen membangun masa depan Kabupaten Rote Ndao tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bersama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

 

Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, saat bertemu dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim bersama jajaran staf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan penghargaan atas berbagai bentuk dukungan yang selama ini diberikan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim bagi Kabupaten Rote Ndao, khususnya dalam bidang pendidikan.

 

Di hadapan jajaran yayasan, Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian serta kontribusi yang telah diberikan. Baginya, dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak selalu terlihat hari ini, tetapi akan menentukan kualitas generasi Rote Ndao di masa mendatang.

 

“Pendidikan adalah cahaya yang menerangi jalan keluar dari kegelapan peradaban.”

 

Pesan tersebut menjadi salah satu inti dari penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.

Baca Juga :  Tandatangani Prasasti Peresmian Pertashop Nita dan Dulipali, Gubernur VBL Apresiasi KSP Kopdit Pintu Air

 

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan persaudaraan, Bupati Paulus Henuk menyematkan selendang/kain tenun khas Rote Ndao kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.

 

Bagi masyarakat Rote, tenun bukan sekadar selembar kain dengan motif dan warna yang indah. Tenun memiliki nilai budaya yang melekat dengan identitas masyarakat, sekaligus menjadi simbol penghormatan, persaudaraan dan penerimaan terhadap seseorang sebagai bagian dari relasi sosial masyarakat Rote Ndao.

 

Penyematan tenun tersebut karena itu memiliki makna yang lebih jauh daripada sekadar seremoni.

 

Ada pesan bahwa setiap pihak yang datang membawa perhatian, kepedulian dan karya bagi masyarakat Rote Ndao akan selalu mendapatkan tempat dalam ingatan dan penghormatan masyarakat.

 

Momentum itu kemudian dilengkapi dengan penyerahan plakat piagam penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.

Pada penghargaan tersebut tercantum semboyan: “MANA FE MANGGALELOK NUSAK”, Yang dimaknai sebagai “Pemberi Cahaya bagi Daerah.”

 

Baca Juga :  Kubu Moeldoko Ditolak, Demokrat NTT: Masih Ada Keadilan

Semboyan itu menjadi simbol atas kontribusi Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dalam mendukung kemajuan pendidikan di Rote Ndao.

Bagi Bupati Paulus Henuk, pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah perjalanan sebuah daerah.

 

Pembangunan infrastruktur dapat menghadirkan perubahan yang terlihat secara fisik. Namun pendidikan membangun sesuatu yang jauh lebih mendasar, yakni manusia.

 

Sekolah melahirkan pengetahuan. Pengetahuan membuka cara berpikir. Cara berpikir melahirkan keberanian untuk bermimpi. Dan dari mimpi itulah lahir generasi yang mampu membawa daerahnya keluar dari berbagai keterbatasan.

 

Karena itu, Paulus Henuk memandang setiap dukungan terhadap pendidikan bukan sekadar bantuan, melainkan investasi bagi masa depan Rote Ndao.

 

Kolaborasi dengan dunia usaha, yayasan, lembaga pendidikan, komunitas dan berbagai pemangku kepentingan menjadi penting agar pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah dan berbagai tantangan pembangunan, pemerintah daerah membutuhkan kekuatan bersama.

 

Pemerintah menyediakan kebijakan dan membuka ruang kolaborasi, sementara berbagai pihak dapat mengambil bagian sesuai kapasitas dan kepeduliannya.

Baca Juga :  Wagub Minta Para Pejabat Administrasi Menjadi Motor Penggerak Organisasi

 

Dalam konteks itulah, dukungan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim mendapat tempat khusus dalam perjalanan pembangunan pendidikan di Rote Ndao.

 

Pertemuan tersebut juga memperlihatkan satu pendekatan yang terus dibangun Paulus Henuk: membawa kepentingan Rote Ndao ke ruang-ruang kolaborasi yang lebih luas.

 

Bukan sekadar datang untuk meminta dukungan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunan daerah mendapatkan penghargaan yang layak.

 

Tenun Rote yang disematkan kepada Ketua Yayasan menjadi simbol bahwa kolaborasi pembangunan tidak hanya dibangun melalui dokumen kerja sama dan program, tetapi juga melalui hubungan kemanusiaan, penghormatan dan persaudaraan.

 

Sementara semboyan “MANA FE MANGGALELOK NUSAK” menjadi pengingat bahwa cahaya pembangunan akan semakin terang ketika banyak pihak bersedia menyalakan cahaya yang sama.

 

Dan bagi Rote Ndao, cahaya itu salah satunya adalah pendidikan.

Sebab ketika pendidikan diperkuat, sesungguhnya sebuah daerah sedang menyiapkan masa depannya.

Bukan hanya membangun sekolah hari ini, tetapi sedang membangun manusia Rote Ndao untuk menghadapi masa depan.*

Berita Terkait

Jejaring Pengetahuan Diperluas, Paulus Henuk Gandeng Jenderal Robert Giri untuk Rote Mengajar
Tak Kenal Diam, Paulus Henuk Terus Mengawal Rote Ndao dari Daerah hingga Jakarta
Bupati Paulus Henuk Dukung Jambore STEAM, Rote Ndao Siapkan Generasi Kreatif Hadapi Masa Depan
Kalvari Batulai Resmi Ditahbiskan, Bupati Paulus Henuk Ajak Jemaat Jadikan Gereja Sebagai Pusat Pembinaan Karakter dan Persatuan
Bupati Paulus Henuk Pilih Jalur Dialog, Bangun Sinergi dengan Undana Demi Penyelesaian Persoalan Jessica
Investasi Terbesar Rote Ndao Ada di Ruang Kelas, Paulus Henuk Ajak Semua Elemen Perkuat Gerakan Rote Mengajar
Bupati Rote Ndao Perkuat Kolaborasi Rote Mengajar, Bangun Jembatan Ilmu dari Kampus untuk Generasi Pulau Terselatan
Dari Mimbar Doa Menuju Kebangkitan Ekonomi, Pameran HUT RI ke-81 Rote Ndao Dimulai dengan Semangat Persatuan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:42 WITA

Dari Tambak Rote Menuju Pasar Jawa, Paulus Henuk Buka Jalur Logistik Garam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:18 WITA

K-SIGN Mulai Ditopang Infrastruktur Energi, Paulus Henuk Dorong PLN dan Siapkan Jobber BBM

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Dari Ruang Kemenkes ke Tanah Leluhur: Paulus Henuk Bawa Semangat Rote Mengajar Menjemput Inspirasi dari Putra Rote

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:51 WITA

Perkuat Sistem Pengendalian Intern, Pemkab Rote Ndao dan BPKP Bangun Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:14 WITA

Dari Ruang Diskusi ke Arena UMKM, Paulus Henuk Pastikan Pembangunan Bergerak Bersama

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:35 WITA

Kelangkaan BBM Kembali Lumpuhkan Rote Ndao, Antrean Mengular di SPBU Metina, Warga Pertanyakan Distribusi

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:17 WITA

Dari Pulau Terluar Menuju Pusat Industri Garam Nasional, Tiga Menteri Pastikan Masa Depan K-SIGN Rote Ndao

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:30 WITA

Di Balik K-SIGN Tahap II, Paulus Henuk Perkuat Posisi Rote Ndao dalam Agenda Strategis Nasional

Berita Terbaru