onlinentt.com – Kupang | Di tengah perhatian publik terhadap persoalan yang dialami Jessica (JST), mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH mengambil langkah dialogis dengan melakukan audiensi bersama Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes, Selasa, (04/08/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua pihak membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan persoalan Jessica secara komprehensif, dengan mengedepankan komunikasi yang terbuka, penghormatan terhadap setiap pihak, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Bagi Bupati Paulus Henuk, setiap persoalan yang menyangkut masa depan generasi muda perlu disikapi secara arif dan bijaksana.
Karena itu, penyelesaian melalui ruang dialog menjadi pilihan utama agar solusi yang dihasilkan benar-benar memberikan rasa keadilan serta kepastian bagi semua pihak.
“Setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibangun komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Saya berharap melalui dialog ini dapat ditemukan jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Audiensi tersebut juga menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Universitas Nusa Cendana dalam menjaga iklim pendidikan yang sehat serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak mahasiswa.
Pemerintah daerah memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus membangun budaya penyelesaian masalah secara konstruktif.
Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, diharapkan berbagai dinamika yang berkembang dapat diselesaikan secara objektif, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan utama.
Langkah yang ditempuh Bupati Paulus Henuk menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk terus hadir dalam setiap persoalan masyarakat, termasuk memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.
Pendekatan yang mengedepankan dialog diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus menghadirkan penyelesaian yang membawa manfaat bagi semua pihak.*




















