onlinentt.com – Rote Ndao | Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari banyaknya jalan yang dibangun, jembatan yang berdiri, atau gedung-gedung pemerintahan yang megah.
Lebih dari itu, masa depan daerah ditentukan oleh kualitas manusia yang dipersiapkan sejak dini melalui dunia pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat inilah yang menjadi dasar dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terhadap Gerakan Rote Mengajar.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan arah kemajuan daerah pada masa mendatang.
Menurut Bupati, kehadiran Gerakan Rote Mengajar bukan sekadar menghadirkan proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, profesional, relawan, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi muda Rote Ndao.
“Daerah ini membutuhkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, semangat melayani, serta keberanian untuk bermimpi besar demi membangun kampung halamannya,” ungkapnya.
Karena itu, Bupati berharap Gerakan Rote Mengajar terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Ia mengajak perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga para profesional asal Rote untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi kepada para pelajar.
Menurutnya, pembangunan fisik akan memberikan manfaat yang besar, namun pembangunan manusia akan melahirkan perubahan yang mampu bertahan lintas generasi. Oleh sebab itu, pendidikan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Dari ruang-ruang kelas di Rote Ndao, kita ingin melahirkan generasi yang berkarakter, berpengetahuan, serta memiliki keberanian untuk bermimpi dan berkarya bagi daerahnya. Itulah fondasi utama menuju Rote Ndao yang semakin maju dan berdaya saing,” tegas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao pun menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan.
Kehadiran para relawan, akademisi, dan berbagai mitra diharapkan mampu memperluas wawasan peserta didik, memperkuat motivasi belajar, serta membuka cakrawala baru bagi anak-anak di wilayah paling selatan Indonesia tersebut.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Gerakan Rote Mengajar diharapkan menjadi langkah nyata dalam menyiapkan generasi emas Rote Ndao yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya, karakter, dan kecintaan terhadap tanah kelahirannya.*




















