onlinentt.com-Rote Ndao-Terkait pengakuan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Rote Selatan, bahwa ada dua orang siswanya yang diikutkan dalam ajang pacuan kuda tradisional Babau Kabupaten Kupang sebagai joki, Kepala Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao, yang hendak dikonfirmasi wartawan, enggan mengangkat panggilan telepon WhatsApp.
Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Rote Selatan, pada pernyataan sebelumnya kepada media , melalui panggilan WhatsApp, Minggu (04/08/25), mengaku memberikan izin kepada kedua anak tersebut karena atas permintaan dari Pordasi Rote Ndao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya beri ijin karena rekomendasi dari Pordasi Rote Ndao. Menurut Pordasi bahwa sudah berkordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Provinsi NTT,” papar Markus Nenoliu. *

Ikuti Kami
Subscribe































