Episode I, Menapaki Sejarah Pohon Lontar Versi Orang Rote Ti

- Redaksi

Rabu, 10 Februari 2021 - 17:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt. com-Masing-masing suku, ras dan bangsa di dunia ini tentu memiliki makanan dan minuman tradisional yang khas, misalnya di Kepulauan Flores yang terkenal dengan umbi-umbian, nasi, jagung titi, jagung katemak, lawar, parutan kelapa, katemak, bose, kopi dan moke.

Etnis Timor secara umum, mengkonsumsi, umbi-umbian, jagung katemak, bose, darah binatang yang dilawar dengan berbagi macam bumbu, lemon atau cuka, disebut leko, dan laru.

Baca Juga :  Musrenbang Desa kuli  Berjalan Sesuai Kapasitas dan Memenuhi Kriteria Masyarakat.

Kepulauan Alor mengkonsumsi, nasi, kenari, jagung, kue rambut, lawar dan moke. Etnis Sumba pada umumnya, jagung, belalang, nasi, lawar, umbi-umbian dan moke.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Etnis Sabu menkonsumsi, gula lontar, sorgun, ikan lawar, ikan cuka, air/ nira lontar, kelor, laru dan arak.

Baca Juga :  Lalui Perjuangan Berliku, Melelahkan Disertai Keringat dan Air Mata, Akhirnya Paket Lontar Malole, Dinyatakan Lolos Verifikasi Kelengkapan Berkas oleh KPU Rote Ndao

Etnis Rote dan Ndao mengkonsumsi, belalang, buah pandan, sayur kelor, nira lontar, ampas kelapa goreng hingga dicampur gula lontar, dinamai, lepa, gula air, biji sukun, gula lempeng, gula semut, lena susu goreng, laru, sorgun, betek dan sopi.

Baca Juga :  Dirut TVRI Temui Wakil Gubernur Nae Soi Tingkatkan Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas

Etnis Sabu dan Rote dalam membudidaya pohon lontar hampir memiliki kesamaan,
namun dalam memproduksi air dari lontar menjadi gula air, etnis Sabu dominan lebih kental dan berwarna kehitam-hitaman.

Berita Terkait

Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Kawal Persiapan Rote Ndao Mengajar
Touring Nusantara Berlabuh di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk: Pariwisata Tumbuh Saat Daerah Mampu Menjadi Tuan Rumah yang Baik
Bupati Paulus Henuk Pastikan Pameran UMKM Siap Digelar, Lapangan Christian Nehemia Dillak Dipoles Menjadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Rakyat
Dari Rujab Bupati, Aspirasi Tesabela Mengarah pada Pusat Pelayanan Baru dan Kampung Nelayan Modern
Bupati Paulus Henuk, SH, Sambangi Pengrajin Alat Musik Tradisional Sasandu
Ada Kesamaan Budaya, Adat dan Bahasa, Orang Madagaskar Diduga Miliki Hubungan Leluhur Dengan Orang Rote
Raih Sejumlah Prestasi di Ajang Kompetisi Prestisius Pemilihan Putera Puteri Ekowisata Nasional Tahun 2025, Timothy dan Elisabeth Kembali ke Tanah Air, Disambut “Bak Pangeran dan Ratu”
Raih Prestasi, Elisabet Dollok dan Timothy Sihotang, Pewakilan Putera dan Puteri Ekowisata Prov NTT Tahun 2025, “Jadi Kebanggaan”, Kabupaten Rote Ndao

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:35 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Bupati Paulus Henuk Hadiri Pembukaan HUT ke-20 Persekutuan Doa Sinode GMIT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Tanam Mangrove di Derenitan, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Rawat Masa Depan Pesisir Rote Ndao

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:59 WITA

Lima Tahun GPdI Rajawali Leolutun, Eben-Haezer Menjadi Kesaksian Kesetiaan Tuhan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:07 WITA

Rp 6 Miliar untuk 40 Kelompok Tani, Paulus Henuk Dorong Pertanian Rote Ndao Lebih Tangguh Hadapi Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:24 WITA

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project Perintis 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:18 WITA

Bantuan Pertanian Harus Berbuah Hasil, Bupati Rote Ndao Titip Tanggung Jawab kepada 40 Kelompok Tani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat Rasakan Kemudahan dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru