Episode I, Menapaki Sejarah Pohon Lontar Versi Orang Rote Ti

- Redaksi

Rabu, 10 Februari 2021 - 17:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedangkan etnis Rote, tidak terlalu encer dan ada yang berwarna putih dan merah.

Selain itu, produksinya oleh etnis Sabu tidak diperdagangkan secara meluas.

Di Rote bagian barat, masyarakat setempat memanfaatkan hasil lontar sebagai salah satu sumber pendapatan ekonomi dengan memperdagangkan hasil lontar seperti gula air, gula lempeng dan gula semut ke pulau-pulau di luar NTT dan negara lain, seperti ambon, papua, kalimantan dan negara Democrat Timor Leste, (RDTL).

Sedangkan Rote bagian timur, wilayahnya yang cukup subur mereka tidak fokus pada penyadapan lontar. Sebagian kalau masih melakukan penyadapan itu hanya terbatas untuk konsumsi keluarga.

Pulau Ndao, masyarakatnya lebih fokus mata pencahariannya pada perikanan dan kelautan serta menenun motif daerah.

Baca Juga :  Sejarah dan Makna HUS Bagi Masyarakat Adat Rote Ndao

Untuk mengkonsumsi hasil lontar biasanya mereka mendatangkan dari pulau Rote dan Sabu.

Jenis pohon lontar di kabupaten Rote Ndao dalam bahasa latin, disebut, borassus sundaisus Becc.

Etnis Flores menyebutnya, kori atau koli. Orang Sabu menamakan, duwe.

Baca Juga :  Legenda Tenggelamnya Pulau Kima Rou Do Nara Fai

Berita Terkait

Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Kawal Persiapan Rote Ndao Mengajar
Touring Nusantara Berlabuh di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk: Pariwisata Tumbuh Saat Daerah Mampu Menjadi Tuan Rumah yang Baik
Bupati Paulus Henuk Pastikan Pameran UMKM Siap Digelar, Lapangan Christian Nehemia Dillak Dipoles Menjadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Rakyat
Dari Rujab Bupati, Aspirasi Tesabela Mengarah pada Pusat Pelayanan Baru dan Kampung Nelayan Modern
Bupati Paulus Henuk, SH, Sambangi Pengrajin Alat Musik Tradisional Sasandu
Ada Kesamaan Budaya, Adat dan Bahasa, Orang Madagaskar Diduga Miliki Hubungan Leluhur Dengan Orang Rote
Raih Sejumlah Prestasi di Ajang Kompetisi Prestisius Pemilihan Putera Puteri Ekowisata Nasional Tahun 2025, Timothy dan Elisabeth Kembali ke Tanah Air, Disambut “Bak Pangeran dan Ratu”
Raih Prestasi, Elisabet Dollok dan Timothy Sihotang, Pewakilan Putera dan Puteri Ekowisata Prov NTT Tahun 2025, “Jadi Kebanggaan”, Kabupaten Rote Ndao

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:35 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Bupati Paulus Henuk Hadiri Pembukaan HUT ke-20 Persekutuan Doa Sinode GMIT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Tanam Mangrove di Derenitan, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Rawat Masa Depan Pesisir Rote Ndao

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:59 WITA

Lima Tahun GPdI Rajawali Leolutun, Eben-Haezer Menjadi Kesaksian Kesetiaan Tuhan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:07 WITA

Rp 6 Miliar untuk 40 Kelompok Tani, Paulus Henuk Dorong Pertanian Rote Ndao Lebih Tangguh Hadapi Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:24 WITA

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project Perintis 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:18 WITA

Bantuan Pertanian Harus Berbuah Hasil, Bupati Rote Ndao Titip Tanggung Jawab kepada 40 Kelompok Tani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat Rasakan Kemudahan dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru