Paulus Henuk Bangkitkan Gerakan “Mai Fali Nusa Rote”, Pulangkan Hati dan Pikiran Diaspora untuk Mendidik Generasi Emas

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Paulus Henuk, SH kembali melahirkan sebuah gerakan yang tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga investasi terbesar bagi masa depan daerah, yakni pembangunan kualitas sumber daya manusia.

 

Komitmen tersebut terlihat saat Bupati Paulus Henuk berdiskusi bersama sejumlah anak muda Rote Ndao yang memiliki semangat mengabdi melalui ide-ide kreatif dan inovatif, Selasa, (21/07/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan itu menjadi titik awal penguatan Gerakan Rote Mengajar, sebuah program yang akan segera dilaksanakan dengan melibatkan para profesional dan diaspora asal Rote Ndao.

 

Bagi Bupati Paulus Henuk, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran pembangunan, tetapi juga oleh lahirnya generasi muda yang memiliki mimpi, karakter, dan inspirasi untuk meraih keberhasilan.

 

“Saya percaya generasi muda adalah aset terbesar Rote Ndao. Ketika mereka mendapatkan inspirasi dari orang-orang yang telah berhasil, mereka akan memiliki keberanian untuk bermimpi lebih tinggi dan bekerja lebih keras demi masa depan daerah,” ungkap Bupati.

Baca Juga :  Terkareditasi A, SMKN 6 Kupang,Terus Lakukan Peningkatan Standar Mutu Pendidikan

 

Program Rote Mengajar dirancang menghadirkan para tokoh, profesional, akademisi, birokrat, pengusaha, tenaga kesehatan, aparat penegak hukum hingga pelaku usaha asal Rote Ndao yang telah sukses di berbagai daerah maupun luar negeri.

 

Mereka akan kembali ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA, untuk berbagi pengalaman hidup, perjalanan karier, nilai-nilai perjuangan, dan motivasi kepada para pelajar.

 

Gerakan ini menjadi bentuk nyata dari semangat “Mai Fali Nusa Rote”, sebuah ajakan moral kepada diaspora Rote Ndao agar kembali memberikan kontribusi bagi tanah leluhurnya, bukan semata-mata dengan pulang menetap, tetapi dengan menghadirkan hati, pikiran, ilmu pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang dimiliki.

 

Semangat tersebut sesungguhnya bukan gagasan baru. Sekitar 24 tahun lalu, ketika Rote Ndao baru menjadi daerah otonom, gerakan “Mai Fali” pernah digelorakan untuk mengajak putra-putri terbaik Rote Ndao kembali mengabdi sebagai aparatur pemerintahan guna membangun fondasi birokrasi daerah.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Komunitas Rote Mengajar

 

Kini, gerakan itu memasuki babak baru. Fokusnya bukan lagi mengisi struktur pemerintahan, melainkan membangun kualitas manusia melalui transfer pengetahuan dan inspirasi kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi Indonesia Emas 2045.

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meyakini bahwa cerita keberhasilan dari para diaspora akan menjadi energi positif bagi anak-anak daerah.

 

Mereka tidak hanya mendengar teori tentang kesuksesan, tetapi menyaksikan langsung bahwa putra-putri Rote mampu berprestasi di berbagai bidang, tanpa melupakan akar dan identitasnya.

 

Inisiatif yang digagas kalangan muda tersebut mendapat apresiasi penuh dari Bupati Paulus Henuk.

 

Menurutnya, pemerintah akan selalu membuka ruang kolaborasi bagi siapa pun yang memiliki kepedulian membangun daerah.

Baca Juga :  Leluhur Etnis Rote Tinggal di Bulan?

 

Gerakan Rote Mengajar juga menjadi simbol bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat, dunia pendidikan, diaspora, komunitas, dan seluruh elemen bangsa agar Rote Ndao mampu melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta memiliki karakter kuat.

Melalui semangat “Mai Fali Nusa Rote”,

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao ingin memastikan bahwa keberhasilan putra-putri daerah di berbagai penjuru Indonesia tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi inspirasi yang menyalakan harapan bagi ribuan anak Rote untuk berani bermimpi, berprestasi, dan suatu hari nanti kembali membangun tanah kelahirannya.

 

Gerakan ini menjadi penegasan bahwa pembangunan Rote Ndao bukan hanya soal infrastruktur, ketahanan pangan, pelayanan publik, maupun penegakan hukum, melainkan juga tentang menghadirkan investasi jangka panjang berupa generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi motor penggerak kemajuan Rote Ndao di masa depan.

Berita Terkait

SMAN 1 Lobalain Jemput Masa Depan Pendidikan, Guru Didorong Teknologi secara Cerdas dan Beretika
Estafet Kepemimpinan Berganti, SMA N 1 Lobalain Kukuhkan Generasi Pemimpin Muda 2026/2027
Bupati Paulus Bawa Aspirasi Sekolah Rakyat Ita Esa ke Kemensos, Perjuangkan Akses Pendidikan bagi Anak Rote Ndao
Bukan Tentang Seberapa Sering Jatuh, SMA N 1 Lobalain Ajak Siswa Bangkit Bersama Tuhan
Dari Bilik Suara ke Ruang Demokrasi, 1.152 Siswa SMAN 1 Lobalain Tentukan Pemimpin OSIS
Aswatul Adha, Siswi SMA Negeri 1 Lobalain Buktikan Pelajar Rote Ndao Mampu Berkiprah di Ajang Nasional
30 Siswa SMAN 1 Lobalain Belajar Disiplin dari Lapangan Upacara Harhubnas 2026
SMAN 1 Lobalain Tindak Lanjut Surat Edaran tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA