onlinentt.com-Rote Ndao | Kesempatan untuk berprestasi di tingkat nasional terbuka luas bagi setiap pelajar yang memiliki kemauan, keberanian dan ketekunan.
Hal itu kini diperlihatkan oleh Aswatul Adha, peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Lobalain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aswatul berhasil melangkah ke babak semifinal Duta Pelajar Anti Narkoba Indonesia Tahun 2026 setelah melewati sejumlah tahapan seleksi yang telah dijalaninya sejak Agustus 2026.
Capaian tersebut menjadi pengalaman penting bagi Aswatul sekaligus membawa nama SMA Negeri 1 Lobalain dan Kabupaten Rote Ndao ke dalam sebuah ajang yang mempertemukan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Perjalanan menuju semifinal tentu tidak berlangsung singkat. Aswatul harus mempersiapkan diri, mengikuti berbagai tahapan dan memperdalam pemahaman mengenai isu penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Dalam proses tersebut, ia aktif mempersiapkan berbagai materi edukasi tentang bahaya narkoba. Persiapan dilakukan melalui kegiatan offline maupun online.
Aswatul juga mengikuti wawancara bersama komunitas remaja untuk memperluas wawasan sekaligus memahami pentingnya keterlibatan generasi muda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Bagi Aswatul, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengejar sebuah pencapaian.
Ajang Duta Pelajar Anti Narkoba Indonesia juga menjadi wadah baginya untuk belajar, membangun keberanian dan menyampaikan pesan positif kepada generasi muda.
Ia ingin agar keterlibatannya dapat memberikan edukasi kepada sesama pelajar mengenai dampak buruk narkoba sekaligus mendorong remaja untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang sehat, produktif dan bermanfaat.
Saat ditemui di ruang kelasnya, Aswatul menyampaikan rasa syukur atas perjalanan yang telah dilaluinya hingga berhasil mencapai semifinal.
Ia menyadari bahwa capaian tersebut lahir dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan kesungguhan.
Dukungan terhadap perjuangan Aswatul juga datang dari lingkungan sekolah. Pembina OSIS Bidang Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain, Erlince Tomasui, S.Pd, menyatakan kesiapan untuk terus memberikan bimbingan dan pendampingan kepada Aswatul menjelang tahapan semifinal.
“Kami siap membimbing dan mendampingi Aswatul agar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan memberikan yang terbaik pada tahapan semifinal,” ungkap Erlince.
Bagi SMA Negeri 1 Lobalain, perjalanan Aswatul menjadi salah satu contoh bahwa peserta didik dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan berkiprah di tingkat yang lebih luas.
Pihak sekolah berharap capaian tersebut dapat memotivasi peserta didik lainnya agar tidak ragu mengikuti berbagai kegiatan positif, mengembangkan kemampuan diri dan berani membawa nama sekolah serta daerah dalam berbagai ajang.
Kini, perjuangan Aswatul memasuki babak semifinal. Ia membawa semangat dari SMA Negeri 1 Lobalain dan Kabupaten Rote Ndao, sekaligus membawa pesan penting tentang peran pelajar dalam menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.
Selamat berjuang, Aswatul Adha. Terus melangkah dan tunjukkan bahwa pelajar Rote Ndao mampu tampil percaya diri di panggung nasional. Doa dan dukungan para guru dan seluruh siswa siswi SMAN 1 Lobalain menyertaimu sampai akhir.*




















