onlinentt.com – Jakarta | Komitmen membangun masa depan Kabupaten Rote Ndao tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bersama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, saat bertemu dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim bersama jajaran staf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan penghargaan atas berbagai bentuk dukungan yang selama ini diberikan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim bagi Kabupaten Rote Ndao, khususnya dalam bidang pendidikan.
Di hadapan jajaran yayasan, Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian serta kontribusi yang telah diberikan. Baginya, dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak selalu terlihat hari ini, tetapi akan menentukan kualitas generasi Rote Ndao di masa mendatang.
“Pendidikan adalah cahaya yang menerangi jalan keluar dari kegelapan peradaban.”
Pesan tersebut menjadi salah satu inti dari penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.
Sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan persaudaraan, Bupati Paulus Henuk menyematkan selendang/kain tenun khas Rote Ndao kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.
Bagi masyarakat Rote, tenun bukan sekadar selembar kain dengan motif dan warna yang indah. Tenun memiliki nilai budaya yang melekat dengan identitas masyarakat, sekaligus menjadi simbol penghormatan, persaudaraan dan penerimaan terhadap seseorang sebagai bagian dari relasi sosial masyarakat Rote Ndao.
Penyematan tenun tersebut karena itu memiliki makna yang lebih jauh daripada sekadar seremoni.
Ada pesan bahwa setiap pihak yang datang membawa perhatian, kepedulian dan karya bagi masyarakat Rote Ndao akan selalu mendapatkan tempat dalam ingatan dan penghormatan masyarakat.
Momentum itu kemudian dilengkapi dengan penyerahan plakat piagam penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.
Pada penghargaan tersebut tercantum semboyan: “MANA FE MANGGALELOK NUSAK”, Yang dimaknai sebagai “Pemberi Cahaya bagi Daerah.”
Semboyan itu menjadi simbol atas kontribusi Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dalam mendukung kemajuan pendidikan di Rote Ndao.
Bagi Bupati Paulus Henuk, pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah perjalanan sebuah daerah.
Pembangunan infrastruktur dapat menghadirkan perubahan yang terlihat secara fisik. Namun pendidikan membangun sesuatu yang jauh lebih mendasar, yakni manusia.
Sekolah melahirkan pengetahuan. Pengetahuan membuka cara berpikir. Cara berpikir melahirkan keberanian untuk bermimpi. Dan dari mimpi itulah lahir generasi yang mampu membawa daerahnya keluar dari berbagai keterbatasan.
Karena itu, Paulus Henuk memandang setiap dukungan terhadap pendidikan bukan sekadar bantuan, melainkan investasi bagi masa depan Rote Ndao.
Kolaborasi dengan dunia usaha, yayasan, lembaga pendidikan, komunitas dan berbagai pemangku kepentingan menjadi penting agar pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah dan berbagai tantangan pembangunan, pemerintah daerah membutuhkan kekuatan bersama.
Pemerintah menyediakan kebijakan dan membuka ruang kolaborasi, sementara berbagai pihak dapat mengambil bagian sesuai kapasitas dan kepeduliannya.
Dalam konteks itulah, dukungan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim mendapat tempat khusus dalam perjalanan pembangunan pendidikan di Rote Ndao.
Pertemuan tersebut juga memperlihatkan satu pendekatan yang terus dibangun Paulus Henuk: membawa kepentingan Rote Ndao ke ruang-ruang kolaborasi yang lebih luas.
Bukan sekadar datang untuk meminta dukungan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunan daerah mendapatkan penghargaan yang layak.
Tenun Rote yang disematkan kepada Ketua Yayasan menjadi simbol bahwa kolaborasi pembangunan tidak hanya dibangun melalui dokumen kerja sama dan program, tetapi juga melalui hubungan kemanusiaan, penghormatan dan persaudaraan.
Sementara semboyan “MANA FE MANGGALELOK NUSAK” menjadi pengingat bahwa cahaya pembangunan akan semakin terang ketika banyak pihak bersedia menyalakan cahaya yang sama.
Dan bagi Rote Ndao, cahaya itu salah satunya adalah pendidikan.
Sebab ketika pendidikan diperkuat, sesungguhnya sebuah daerah sedang menyiapkan masa depannya.
Bukan hanya membangun sekolah hari ini, tetapi sedang membangun manusia Rote Ndao untuk menghadapi masa depan.*




















