onlinentt.com-Rote Ndao-Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, usai menyelesaikan sejumlah rangkaian kegiatan di Kementerian dan Provinsi, pada hari ini Minggu, (07/12/2025), kembali ke Rote Ndao bersama tim dari Kemenko Pangan, Sekretaris Dirjen PK KKP, dan rombongan melakukan peninjauan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional menuju PSN.
Dalam peninjauan itu, mereka memantau perkembangan pembangunan yang kini telah menunjukkan hasil sangat positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Progres tahap pertama telah mencapai 77% ditambah lebih kurang 5% pekerjaan tambah pada meja kristalisasi,”terang Bupati Henuk.
Ditambahkan Paulus Henuk, progress 77 persen ini merupakan sebuah pencapaian yang mencerminkan kerja keras tim di lapangan dan komitmen bersama untuk menghadirkan kawasan industri garam yang modern, terpadu, dalam mendukung kemandirian bangsa pada sektor pergaraman nasional.
“Tahap demi tahap pembangunan yang mulai terlihat memberi gambaran yang semakin jelas tentang masa depan industri garam yang maju dan terkelola dengan baik,” jelas dia.
Henuk menyebut selain perkembangan progress 77 persen kawasan industri garam juga ada pekerjaan jalan hotmix, (red=beton), lebih kurang 5 kilo meter, (km) pada tahun ini yang sedang berlangsung dan lanjutan pekerjaannya di Tahun 2027 sebanyak 57 km,” paparnya.
Disampaikan Bupati Rote Ndao, dalam kunjungan itu dilakukan diskusi mengenai langkah-langkah strategis selanjutnya, baik soal penyelesaian konstruksi maupun persiapan operasional di masa mendatang.
Saya menekankan pentingnya menjaga kelancaran setiap tahapan, agar penyelesaian pembangunan dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkapnya.
Paulus Henuk mengaku hal yang menjadi perhatian adalah keterlibatan tenaga kerja lokal. Oleh karena itu dengan kehadiran Sentra Industri Garam Nasional di Rote Ndao diharapkan dapat memberi kesempatan kerja bagi masyarakat Rote Ndao.
“Kesempatan tersebut dapat diperluas, mulai dari masa pembangunan hingga kawasan industri ini resmi beroperasi nantinya,”pungkasnya.
Masih diakui, dengan kehadiran Sentra Industri Garam Nasional harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam meningkatkan keterampilan, dan memperoleh kesejahteraan.
“Sebagai Bupati, Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Kemenko Pangan, Sekretaris Dirjen PK KKP, para mitra, dan seluruh pihak serta masyarakat yang terus bekerja sama dan memberikan dukungan bagi pembangunan kawasan ini,”sebut dia.
Mengakhiri pernyataannya, dia berharap semoga dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah Rote Ndao terus terjaga. Sehingga industri garam di Rote Ndao benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan dan kemajuan bagi daerah ini,” timpahnya.

Ikuti Kami
Subscribe































