Kegiatan Apel Siaga Perbatasan RI-RDTL di PLBN Motaain ini merupakan salah satu upaya nyata Barantan dalam menjaga kerjasama antar instansi demi kesehatan dan keamanan produk pertanian di wilayah perbatasan.
Terkait hal ini, Bambang mengajak seluruh instansi terkait dan seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan pangan nasional dengan tidak membawa produk pertanian dari luar negeri tanpa melalui prosedur karantina yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Apel Siaga diikuti oleh seluruh Pejabat Karantina Pertanian yang bertugas di PLBN Wini, Kabupaten Kefamenanu, dan PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka. Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat dari instansi terkait seperti Administrator BNPP PLBN Motaain, Dankipur satgas Pamtas RI-RDTL, Kepala Kantor Bea dan Cukai Atambua, Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Koordinator Karantina kesehatan PLBN Motaain, Koordinator Karantina ikan PLBN Motaain, Kapospol Motaain, dan instansi lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selepas apel siaga dilakukan tindakan karantina pemusnahan dalam rangka mitigasi risiko penyebaran hama penyakit berbahaya. Kabarantan turut memusnahkan 176 kg media pembawa yang terdiri dari 91 kg sosis ayam, 40 kg beras, 14 kg kopi, 7 kg kedelai, 7 kg kacang merah, 5 kg sosis babi, 3 kg daging babi goreng, 2 kg daging sapi goreng, 2 kg beras hitam, dan sejumlah media pembawa lain.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































