“Kami minta hanya jalan sa (saja,red). Makan, kami bisa makan, Amarasi Barat tidak mati dengan makan, hanya jalan sa. Kasihan ibu dan bapak Guru dari Kupang datang mengajar dan anak-anak sekolah yang datang dari jauh, hanya jalan sa yang kami butuh. Ketong (kami,red) mau gotong royong ini Nekbaun dan Amarasi seluruhnya untuk kerja jalan ini ulang kali juga, kadang su (sudah, red) bosan. Ketong dekat dengan ibu kota provinsi, tapi cuma jalan sa,” kata Isak Naimifu pada kesempatan tersebut.
Sementara itu, seorang Guru pada SMKN 1 Amarasi Barat, Ibu Dethan mengungkapkan, setiap hari datang dari Kota Kupang untuk mengajar di SMKN 1 Amarasi Barat. Selain mengusulkan perbaikan jalan, ibu Dethan juga meminta akses internet untuk sekolah dan bangunan asrama untuk para siswa.
“Setiap hari kami pp (pergi pulang,red), dari Kota Kupang. Kami sangat membutuhkan jalan. Kami juga kekurangan air bersih. Kami juga membutuhkan network atau jaringan internet untuk mendukung jurusan perjalanan wisata dengan program keahlian ticketing di sekolah ini.Siswa kami juga berasal dari daerah-daerah sekitar dan daerah yang sangat jauh. Kami membutuhkan asrama sehingga memudahkan siswa/siswi untuk akses pendididikan di sini,”jelas Ibu Dethan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe


















