onlinentt.com-Rote Ndao – Perhatian terhadap masa depan anak-anak menjadi salah satu bagian penting dalam komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Paulus Henuk, SH.
Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus didorong melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan para pemerhati pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen tersebut kembali terlihat dalam pertemuan Bupati Paulus Henuk dengan Sarah Lery Mbuik yang membahas pengembangan Program Rote Mengajar, sebuah gerakan yang diharapkan dapat memberikan ruang belajar dan pengalaman baru bagi anak-anak di Kabupaten Rote Ndao.
Pertemuan tersebut tidak sekadar membahas pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat bagaimana pendidikan di Rote Ndao dapat diperkuat melalui keterlibatan banyak pihak.
Bagi Bupati Paulus Henuk, pemerintah daerah tidak mungkin berjalan sendiri dalam membangun sumber daya manusia.
Dukungan para guru, akademisi, komunitas, generasi muda, serta putra-putri Rote Ndao yang memiliki kepedulian terhadap daerah sangat dibutuhkan.
Melalui Rote Mengajar, anak-anak diharapkan tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal berbagai pengalaman dan profesi yang mungkin belum mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Pengenalan terhadap beragam profesi dinilai penting untuk membuka wawasan anak-anak mengenai pilihan masa depan.
Dari ruang belajar tersebut, mereka dapat mulai mengenali potensi diri, membangun cita-cita dan memahami bahwa ada banyak jalan yang dapat ditempuh untuk berkontribusi bagi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paulus Henuk juga meminta Sarah Lery Mbuik untuk menjadi salah satu narasumber dalam Diskusi Publik yang direncanakan berlangsung di Kampus UNSTAR, bersama narasumber lainnya.
Diskusi publik itu nantinya diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus membicarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pendidikan dan perlindungan anak.
Salah satu materi yang dinilai relevan adalah perlindungan perempuan dan anak, terutama di tengah masih ditemukannya berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
Bupati Paulus Henuk memandang bahwa membangun pendidikan tidak hanya sebatas meningkatkan kemampuan akademik anak.
Lingkungan yang aman, pemahaman terhadap hak anak, pembentukan karakter, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan.
Karena itu, kehadiran Rote Mengajar disambut positif sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Rote Ndao.
Pemerintah daerah juga berharap program tersebut dapat terus berkembang, menjangkau lebih banyak sekolah dan anak-anak di berbagai wilayah Rote Ndao.
Bupati Paulus Henuk menaruh harapan agar semakin banyak pihak bersedia hadir dan berbagi pengalaman bagi generasi muda Rote Ndao.
Mereka yang memiliki ilmu, pengalaman, maupun profesi tertentu dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk melihat dunia yang lebih luas.
Semangat tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan gerakan bersama.
Pemerintah menyediakan ruang dan dukungan, sementara masyarakat, dunia pendidikan, komunitas dan berbagai elemen lainnya dapat mengambil bagian sesuai kapasitas masing-masing.
Bagi Bupati Paulus Henuk, pendidikan adalah investasi jangka panjang. Anak-anak Rote Ndao hari ini adalah sumber daya manusia yang akan menentukan arah perjalanan daerah pada masa mendatang.
Karena itu, setiap upaya yang dapat membuka wawasan, meningkatkan kapasitas dan memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak akan terus didorong.
Melalui kolaborasi seperti Rote Mengajar, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap lahir semakin banyak generasi yang berpengetahuan, percaya diri, memiliki cita-cita tinggi dan pada waktunya mampu kembali memberikan kontribusi nyata bagi tanah kelahirannya.*




















