September 2020 lalu,  Koperindag Rote Ndao, Usul 18.936 Orang Calon Penerima Dana UMKM

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dilanjutkan Johanis Feoh,  yang juga selaku Koordinator Maneleo Suku Takatein Kabupaten Rote Ndao itu, sesuai data yang diterima oleh pihaknya, jatah penerima dana UMKM untuk se Indonesia pada tahap pertama sebanyak 9 juta orang. Sedangkan, tahap II berjumlah 11 juta. Sedangkan pada tahap ke III, sejumlah 15 juta.

“Kita dikasih kesempatan  untuk segera mengirm data ke Kementerian karena kalau mencapai target maka kuota penerimaan segera ditutup”, jelasnya.

Kadis Koperindag Rote Ndao ini menambahkan,
untuk mencapai kuota sesuai target yang diberikan oleh Kementerian, pihaknya selalu pro aktif menyebarkan informasi pendaftaran, selain melalui seluruh koperasi di Rote Ndao untuk memasukan anggota yang mempunyai
usaha mikro, juga
bersurat kepada para camat   untuk mendata para pelaku usaha mikro di wilayahnya untuk dikirim kepada dinas atau masyarakat dapat mendatangi dinas untuk mendaftar.

“Setelah itu data para pendaftar, kami kirimkan ke Kementrian untuk dilakukan verifikasi”, ucap dia.

Diakui Johanis Feoh, nama nama yang lolos verifikasi Kementerian selanjutnya dikirimkan kepada bank untuk menghubungi penerima manfaat.

“Kendala yang terjadi adalah nama-nama penerima tidak dikirim ke dinas sehingga tidak diketahui siapa saja penerimanya”, papar Feoh.

Johanis menuturkan, tujuan mengetahui nama-nama penerima tersebut agar tidak terjadi pendobelan pendataan dan  pembagian dapat terarah. Namun pihak bank mengatakan mereka hanya menjalankan petunjuk dari kepala bank provinsi NTT.

Baca Juga :  Hadirkan Musik Berkualitas, Konser Collabonation Tour IM3 Sukses Pukau Masyarakat Kupang

“Kalau mau minta jumlah penerima kami bisa kasih tapi kalau by name tidak bisa”, ungkap Kadis Koperindag menirukan stedmen pihak bank.

Dia menegaskan, karena itu, dirinya telah berkoordinasi dengan Kementerian agar data penerima lebih dahulu dikirim ke Dinas Koperasi baru diteruskan ke pihak bank agar dapat
diketahui siapa penerimanya terutama pemanfaatan uang yang diterima, bahwa apakah dipergunakan bagi modal usaha atau tidak. Selain itu dengan data yang diketahui, pihak dinas juga dapat mengatur jadwal penerimaan sehingga tidak bersamaan atau terjadi kerumunan orang karena daerah Rote Ndao sedang mewabah pandemi covid-19.

“Kita harus patuhi protokol kesehatan sesuai Perbub, bahwa dilarang berkerumun. Bila terjadi kerumunan bisa saja dinas yang disalahkan,”, bebernya.

Baca Juga :  Derap Langkah Sang Pejuang Tak Pernah Berhenti dari Senayan Hingga ke Pelosok Negeri di Pulau Timor

Foeh menyatakan atas hasil kooordinasi, pihak kementrian telah mengirim nomor APBKnya dan asisten debit untuk selanjutnya dapat berkoordinasi”, timpahnya

Diharapkan Johanis Feoh, melalui koordinasi nanti,  pihak bank dapat mengirim data nama-nama penerima.

“Data dari Kementrian harus  ke Dinas Koperindag dulu baru ke bank sehingga jangan dulu dilakukan realisasi”, harapnya. .

Akhir kesempatan itu, Feo meminta bagi para pelaku usaha mikro yang sudah memasukan datanya tetapi nama belum keluar, jangan berkecil hati melainkan bersabar karena mungkin namanya bisa keluar pada tahap berikut”, tandas dia. *Amril

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA