Rumah Jabatan Menjadi Rumah Rakyat, Paulus Henuk Perkuat Budaya Mendengar dan Melayani

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao kembali menjadi ruang pertemuan yang hangat antara pemerintah dan masyarakat.

 

Bagi Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, rumah jabatan bukan sekadar tempat menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga menjadi “Rumah Rakyat”, tempat setiap warga dapat menyampaikan aspirasi, harapan, maupun persoalan yang dihadapi secara langsung, Rabu, (15/07/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam agenda penerimaan masyarakat, Bupati Paulus Henuk menerima kunjungan dari berbagai kelompok, di antaranya Pdt. Bernard Nunuhitu bersama Tim PPA yang bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak, masyarakat Desa Batulilok, masyarakat Desa Mundek, serta sejumlah kelompok masyarakat lainnya yang membawa berbagai usulan pembangunan dan proposal bantuan.

Baca Juga :  Musyawarah Jadi Fondasi Utama Pemkab Rote Ndao dalam Mengawal Pembangunan K-SIGN

 

Suasana diskusi berlangsung akrab dan penuh keterbukaan. Setiap kelompok diberi kesempatan menyampaikan kebutuhan di wilayah masing-masing, mulai dari program pemberdayaan masyarakat, pembangunan desa, kegiatan sosial dan keagamaan, hingga berbagai bentuk dukungan yang diharapkan dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

 

Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa mendengar langsung suara masyarakat merupakan bagian penting dari kepemimpinan yang melayani.

 

Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih tepat sasaran apabila pemerintah memahami secara langsung kondisi dan kebutuhan riil yang dihadapi masyarakat.

 

“Rumah jabatan ini terbuka bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui komunikasi yang baik dengan rakyat.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao Laksanakan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

 

Setiap aspirasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan sesuai aturan dan kemampuan daerah,” ujar Paulus Henuk.

 

Dalam pertemuan bersama Pdt. Bernard Nunuhitu dan Tim PPA, Bupati memberikan apresiasi atas kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak melalui peringatan Hari Anak.

 

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus bersinergi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus pembangunan Rote Ndao.

 

Sementara itu, masyarakat dari Desa Batulilok, Desa Mundek, dan kelompok masyarakat lainnya menyampaikan berbagai proposal bantuan yang diharapkan dapat memperkuat pembangunan di desa, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan.

 

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati meminta perangkat daerah terkait untuk mempelajari setiap proposal sesuai mekanisme yang berlaku sehingga dapat ditindaklanjuti secara objektif, terukur, dan berdasarkan skala prioritas pembangunan daerah.

Baca Juga :  Sertipikat Tanah Wakaf Jadi Benteng Kepastian Hukum dan Penjaga Amanah Umat

 

Melalui pertemuan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat budaya pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Dialog yang terbangun tidak hanya menjadi sarana menyampaikan aspirasi, tetapi juga mempererat kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

 

Semangat menjadikan Rumah Jabatan sebagai Rumah Rakyat menjadi wujud nyata komitmen Bupati Paulus Henuk untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat, siap mendengar, dan terus melayani demi kemajuan Kabupaten Rote Ndao.*

 

Berita Terkait

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA