Wujud Peduli Pemerintah, BPBD Rote Ndao, Gandeng Anggota DPRD, Melkianus Frans Haning Dampingi Keluarga Pelajar Korban Musibah Tenggelam di Pantai Namoninilu

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlienentt.com-Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah.

 

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, Edy Christian E. Manafe, S.Pd, bersama jajaran staf BPBD, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Melkianus Frans Haning, S.Pd, MM, personel Polsek Rote Barat Daya melakukan kunjungan kepada keluarga pelajar SMP dan SMA yang menjadi korban musibah tenggelamnya perahu di Pantai Namoninilu saat dalam perjalanan menuju sekolah, di Pulau Landu Kecamatan Rote Barat Daya, Selasa, (14/07/2026).

 

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru. Rombongan diterima langsung oleh keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan yang terjadi.

 

Sekretaris BPBD Kabupaten Rote Ndao, Edy Christian E. Manafe, S.Pd, dalam kesempatannya mengaku kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.

 

Pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan keadaan darurat saat bencana terjadi, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan pendampingan setelah peristiwa tersebut.

 

“Kehadiran kami merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada keluarga yang sedang berduka. Kami berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tim Satgas Covid 19 Bersinergi dengan Lintas Instansi Lakukan Pendataan Orang Masuk Rote Ndao

 

Dalam kesempatan itu, BPBD bersama Polsek Rote Barat Daya juga berdialog dengan keluarga korban guna mengetahui kondisi mereka serta berbagai kebutuhan yang diperlukan.

 

Informasi tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar langkah-langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak akan perlunya meningkatkan keselamatan transportasi laut, terutama bagi para pelajar yang setiap hari harus menyeberang menggunakan perahu untuk menempuh pendidikan.

 

Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas dengan memperhatikan kondisi cuaca, kelayakan sarana transportasi, serta ketersediaan perlengkapan keselamatan.

Baca Juga :  Bupati Henuk Lepas Kontingen Jambore PAR GMIT 2026, Wujudkan Generasi Muda Beriman dan Siap Menjadi Pelayan Masa Depan

 

Sinergi antara BPBD, kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana dan memperkuat upaya mitigasi di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Rote Ndao.

 

Melalui aksi nyata tersebut, BPBD Kabupaten Rote Ndao kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam situasi tanggap darurat, tetapi juga dalam memberikan dukungan kemanusiaan bagi warga yang terdampak musibah.

 

Kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong menjadi fondasi utama dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi berbagai risiko bencana di masa mendatang.*

 

Berita Terkait

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA