DPW KAPTEN NTT Tindaklanjuti Hasil Rakornas I

692

onlinentt.com-Kota Kupang-Pasca Rakornas Kapten Indonesia di jakarta, tanggal 11-14 Februari 2021, Dewan Pengurus Wilayah, (DPW), Kapten, (Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia), Nusa Tenggara Timur, bertempat di Sekretariat DPW KAPTEN NTT, Selasa, 16 Pebruari 2021.l, mengadakan rapat.

Rapat itu dipimpin oleh Ketua DPW Kapten NTT, Baharuddin dan Sekretaris Bambang Sutejo dengan agenda sosialisasi hasil Rakornas Kapten I.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Dewan Pembina DPW Kapten NTT dan Badan Pengurus Daerah Badan Otonom Kapten (Lembaga Eksekutif Desa).

Ketua DPW KAPTEN NTT, Baharuddin dalam kesempatannya, menyatakan Kapten NTT perlu membangun kemitraaan dengan seluruh pemerintah daerah, (Pemda), guna membangun NTT tercinta ke depan yang lebih baik, baik itu di bidang ketenagakerjaan, pertanian, perikanan dan hasil alam lainnya.

Pemanfaatan lahan tidur, ditambahkan Baharuddina, untuk pemberdayaan. Sehingga dapat menghasilkan pertanian dan perkebunan yang bisa diekspor keluar negeri.

“Perhatian dan program Kapten selain terhadap pertanian dan perkebunan,
juga akan bergerak pada sektor penyediaan lapangan kerja formal ke berbagai negara, seperti Jepang, Singapura, Polandia, Liga Arab, Jerman, Rumania, Taiwan dan lainnya, “terangnya.

Untuk itu Baharuddin menambahkan, semua pengurus DPW, DPC, BPD harus bekerjasama dan saling mensupport untuk segera merampungkan struktur kepengurusan, baik ditingkat kecamatan maupun tingkat desa karena perekrutan Anak Bangsa (calon PMI) dilakukan ditingkatan paling bawah, yaitu tingkat desa akan berkoordinasi dengan pihak desa dalam mendata potensi anak bangsa yang ingin bekerja keluar negeri maupun di dalam negeri,” paparnya.

Hal itu juga ditambahkan oleh Sekretaris DPW Kapten NTT, Bambang Sutejo.

Menurut Bambang, banyak negara yang sudah melakukan MoU dengan Kapten Indonesia, bahkan melalui Yayasan Merah Putih, salah satu badan otonom Kapten, disampaikan anak bangsa yang hendak bekerja keluar negeri nanti dapat pula melanjutkan pendidikan di negara tempat di mana dia bekerja.

“Jadi anak bangsa yang kerja di luar negeri mereka bisa kerja sambil kuliah disana. Jadi setelah selesai kontrak kerja dan pulang ke Indonesia, yang tamatan SMA dan S1, akan bawa pulang ijasah S1 dan S2.

Selain itu, kerjasama Kapten dengan negara Jerman, ada program magang selama 3 bulan khusus bagi mahasiswa aktif saat liburan,”akunya.

Ketua Dewan Pembina DPW Kapten NTT, Husen Riang Boro dalam arahannya meminta pengurus DPW Kapten NTT dan struktur ke bawahnya harus saling bahu membahu dan kompak dalam melaksanaka program program Kapten, baik itu program jangka pendek, menengah maupun jangka panjang sebab perlu dibangun komunikasi yang baik dengan semua pemerintah daerah di NTT.

“Dalam kerjasama perlu bersinergi membangun NTT tercinta, karena NTT mempunyai potensi yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia”‘ujarnya.

Ketua Badan Pengurus Daerah Lembaga Eksekutif Desa, (BPD LED), Kapten NTT, Ismail J. Samau, mengaku siap untuk berkoordinasi dengan DPW maupun DPC se-NTT agar secepatnya dapat merampungkan infrastruktur LED.

“Ada beberapa kabupaten yang sudah rampung kepengurusan LED nya sampai tingkat desa sehingga akan diberikan surat tugas agar bisa mulai melakukan pelantikan anak bangsa dengan bekerjasama dengan pihak desa. Sedangkan, kabupaten yang belum rampung pihaknya berusaha untuk segera melengkapi susunan kepengurusannya,” tutup Ismail

Sedangkan untuk diketahui rapat yang dilaksanakan selasa malam itu menghasilkan beberapa poin penting yang segera dilaksanakan, diantaranya DPW Kapten NTT akan menyusun scedul kunjungan ke DPC kabupaten se-NTT untuk konsolidasi dan koordinasi hasil rakornas dan melengkapi semua data potensi disetiap kabupaten/kota serta membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.

“KAPTEN perlu bersinergi dengan program pemerintah daerah dengan melibatkan semua potensi daerah yang ada guns memperoleh hasil yang maksimal. *tim

Comments
Loading...