Pasca Covid 19, Konsumen Diberikan Amnesti

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2020 - 11:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Kabupaten Kupang, — Pasca Pandemi Covid-19, Pendapatan PDAM Kabupaten Kupang Menurun Hingga 30 Persen

“Orang tidak datang bayar hampir 30% dengan alasan keadaan ekonomi. Konsumen juga ketakutan terhadap pandemi covid ini,” demikian dikatakan Direktur PDAM Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau, S. Th, S. IP, kepada wartawan diruang kerjanya,  Selasa, (19/05/2020).

Yoyarib melanjutkan, sebagai solusinya, PDAM Kabupaten Kupang sejak awal telah berupaya untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan amnesti pembayaran.

“Amnesti pembayaran yang dimaksud apabila ada tunggakan  sekian bulan maka pembayaran hanya dilakulan setengah bulan. Kemudian bisa menikmati airnya lagi. Sedangkan, bila airnya tidak jalan karena belum lunas melakukan pembayaran maka konsumen dapat lakukan pembayaran setengah dari harga lalu airnya bisa dijalankan kembali,” jelas Yoyarib.

Sementara, tentang pelayanan  publik di masa pandemi Covid-19, Yoyarib mengaku pihaknya sudah melakukan berbagai macam upaya pencegahan penyebaran covid-19 yang dimulai dari internal PDAM.

Baca Juga :  September 2020 lalu,  Koperindag Rote Ndao, Usul 18.936 Orang Calon Penerima Dana UMKM

“Dari awal kami sudah melakukan arahan, terutama di internal PDAM untuk tetap menggunakan perlengkapan, seperti masker, penyemprotan disinfektan, penyiapan tempat cuci tangan bagi konsumen dan para pegawai PDAM.

Kita harus tetap menjaga diri dalam internal PDAM, terutama orang-orang yang datang dari luar. Konsumen harus bersedia untuk diatur sesuai aturan atau protap yang berlaku,”terangnya.

Lebih lanjut Yoyarib menilai,  kesadaran masyarakat masih kurang dalam mengikuti aturan yang diberlakukan oleh pemerintah. Karena dari kursi disiapkan dengan jarak satu meter, masyarakat tidak mematuhinya. Oleh karena itu,  melalui arahan dan kondisi saat ini masyarakat menjadi sadar dan mau menjaga jarak dan mematuhi SOP dari pemerintah,” urainya.

Baca Juga :  Jumat Agung, Gubernur Ajak Cintai Produk NTT

“Kita telah terapkan aturan di depan pintu masuk.Bagi yang tidak pakai masker dilarang masuk. Dan yang mau masuk juga harus melalui pengecekan suhu tubuh. Jika dalam pengecekan, suhu tubuh normal baru dipersilahkan masuk. Bagi yang tidak, dipersilahkan pulang,” jelas dia.*/ed

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru