“Seorang wartawan meliput kegiatan penting seperti itu ko katanya harus ada rekomondasi dari Dinas P3A, NTT. Ini pelecehan terhadap wartawan. Kalau tidak di ijinkan kenapa disuruh mengisi buku tamu. Harusnya waktu wartawan isi buku tamu itu ,langsung dilarang,”demikian disampaikan Rafael wartawan nttnews. com.
Sementara, johanes Henuk, dalam kesempatannya mengaku sangat kecewa dengan perkataan IOM Un Migration. Lagi pula kegiatan rakor soal gugus kerja TPPO perlu disampaikan kepada publik, ujarnya. ***tim
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe































