onlinentt.com-Rote Ndao — Pendidikan karakter tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas.
Ada nilai-nilai yang justru tumbuh ketika peserta didik hadir, berdiri tegap, mengikuti aturan, dan mengambil bagian dalam sebuah momentum bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat itulah yang terlihat dari keterlibatan 30 peserta didik SMA Negeri 1 Lobalain dalam Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Rote Ndao, Kamis, 17 September 2026.
Kehadiran para siswa bukan sekadar memenuhi undangan untuk mengikuti sebuah upacara.
Bagi SMAN 1 Lobalain, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran karakter, terutama dalam membangun disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap keselamatan, serta kesadaran sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa.
Peringatan Harhubnas 2026 mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”
Thema tersebut memiliki makna yang erat dengan kehidupan generasi muda karena kemajuan sebuah daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan sarana transportasi dan konektivitas, tetapi juga membutuhkan manusia yang mampu menjaga ketertiban dan keselamatan dalam memanfaatkannya.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMAN 1 Lobalain, Yedid Y. Bessie, S.Th, mengutus 30 peserta didik untuk mengikuti upacara. Para siswa didampingi Pembina OSIS, Erlince Tomasui, S.Pd.
Bagi sekolah, pengalaman mengikuti kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar secara langsung tentang kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan.
Mereka belajar bahwa menjadi generasi penerus bangsa tidak hanya ditunjukkan melalui prestasi akademik, tetapi juga melalui sikap, tanggung jawab, dan keterlibatan dalam kehidupan bermasyarakat.
Harhubnas juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kepada peserta didik bahwa sektor perhubungan memiliki peran penting dalam menghubungkan manusia, wilayah, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kesadaran tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk bagaimana generasi muda bersikap tertib di jalan raya, menghargai pengguna jalan lainnya, serta memahami bahwa keselamatan merupakan kepentingan bersama.
SMAN 1 Lobalain terus mendorong peserta didiknya untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, tetapi juga mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memberikan pengalaman sosial dan kebangsaan.
Keterlibatan 30 siswa dalam Upacara Harhubnas 2026 Tingkat Kabupaten Rote Ndao menjadi salah satu contoh bahwa pembentukan karakter dapat dilakukan melalui pengalaman nyata.
Dari lapangan upacara, para siswa belajar bahwa disiplin bukan sekadar aturan yang harus ditaati, melainkan kebiasaan yang perlu dibangun sejak dini.
Sementara kesadaran berlalu lintas bukan hanya tentang mematuhi rambu dan aturan jalan, tetapi juga tentang menghargai keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Melalui pengalaman-pengalaman tersebut, SMAN 1 Lobalain berupaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat, bertanggung jawab, dan mampu mengambil peran positif dalam kehidupan masyarakat.
Sebab, Indonesia yang semakin terhubung membutuhkan generasi yang juga mampu membangun keterhubungan melalui kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama.*




















