Kapus Se-Rote Ndao Didorong Hadir di Paripurna, Jangan Hanya Tunggu Anggaran Turun

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 11:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao — Kepala Puskesmas se-Kabupaten Rote Ndao ke depan diharapkan lebih aktif mengikuti sidang paripurna DPRD.

 

Kehadiran mereka dinilai penting agar para pengelola pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan tidak hanya mengetahui besaran anggaran setelah ditetapkan, tetapi memahami langsung bagaimana arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah dibahas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Harapan tersebut menjadi penting mengingat Puskesmas merupakan salah satu garda terdepan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

 

Berbagai kebutuhan di lapangan, mulai dari dukungan operasional, peningkatan kualitas layanan, ketersediaan sarana dan prasarana hingga kebutuhan program kesehatan, memiliki keterkaitan erat dengan kebijakan anggaran daerah.

 

Selama ini, pembahasan APBD lebih banyak berlangsung di ruang-ruang pemerintahan dan lembaga legislatif.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Turun Langsung Kawal Pembangunan, Sejumlah Titik Jadi Sasaran Monev

 

Padahal, dampak dari setiap keputusan anggaran tersebut pada akhirnya dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan yang diberikan oleh perangkat daerah dan unit-unit pelayanan, termasuk Puskesmas.

 

Karena itu, kehadiran Kapus dalam sidang paripurna DPRD bukan sekadar persoalan hadir atau tidak hadir.

 

Lebih jauh, hal itu dapat menjadi ruang pembelajaran bagi para pimpinan fasilitas kesehatan untuk memahami bagaimana kebutuhan pelayanan masyarakat diterjemahkan ke dalam kebijakan pembangunan.

 

Dengan menyaksikan langsung proses pembahasan anggaran, Kapus juga dapat mengetahui prioritas pemerintah daerah dan DPRD dalam membangun sektor kesehatan.

 

Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal ketika menyusun kebutuhan program serta menentukan langkah pelayanan yang lebih sesuai dengan arah pembangunan daerah.

 

Di sisi lain, keterlibatan tersebut juga dapat memperkuat rasa tanggung jawab dalam mengelola program dan anggaran yang dipercayakan kepada masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Henuk Serahkan Alat dan Mesin Alsintan Kepada Perwakilan Kelompok Tani dari Berbagai Kecamatan

 

Anggaran publik pada hakikatnya bukan sekadar angka dalam dokumen APBD. Setiap rupiah yang dialokasikan pemerintah memiliki tujuan dan harus bermuara pada manfaat bagi masyarakat.

 

Karena itu, semakin banyak unsur teknis memahami proses penganggaran, semakin terbuka pula ruang untuk membangun budaya kerja yang lebih transparan dan akuntabel.

 

Kapus sebagai pimpinan unit pelayanan kesehatan tentu memiliki pengalaman langsung mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

Mulai dari kebutuhan pelayanan, kondisi fasilitas, tenaga kesehatan, hingga berbagai persoalan teknis lainnya.

 

Pengalaman tersebut akan semakin bernilai apabila dibarengi dengan pemahaman mengenai proses kebijakan dan penganggaran di tingkat daerah.

Baca Juga :  Audiens Bersama Panitia Paskah 2026, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Gereja

 

Ke depan, diharapkan kehadiran para Kapus dalam sidang paripurna DPRD dapat menjadi bagian dari pola kerja pemerintahan yang semakin terbuka.

 

Mereka tidak hanya menerima kebijakan yang telah selesai diputuskan, tetapi memahami proses dan pertimbangan yang melatarbelakanginya.

 

Dengan demikian, hubungan antara pembuat kebijakan, pelaksana program dan masyarakat dapat berjalan lebih baik.

 

DPRD memahami kebutuhan pelayanan dari perspektif lapangan, pemerintah daerah memiliki masukan yang lebih konkret, sementara Kapus memahami arah kebijakan yang harus diterjemahkan dalam pelayanan.

 

Pada akhirnya, tujuan yang hendak dicapai tetap sama, yakni memastikan setiap kebijakan dan anggaran daerah benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Rote Ndao.*

Berita Terkait

Bendung Moresa Dorong Petani Batulilok Panen Dua Musim, Paulus Henuk Cek Langsung Manfaat Infrastruktur Pertanian
Bupati Paulus Henuk Turun Langsung Kawal Pembangunan, Sejumlah Titik Jadi Sasaran Monev
Bupati Paulus Henuk: Pembangunan Rote Ndao Harus Bertumpu pada Tiga Kekuatan Masyarakat
Usai Sidang III Dibuka, Ketua DPRD dan Bupati Rote Ndao Tak Duduk Diam, Langsung Cek Pembangunan 2026
APBD 2026 Disesuaikan, DPRD Rote Ndao Kawal Kebijakan Anggaran Tetap Berpihak pada Masyarakat
Bupati Paulus Henuk Sambut Pemimpin Baru ULP PLN, Sinergi Pelayanan Listrik Jadi Perhatian
Jejak Kaki Telanjang dan Air Mata, Anak Dusun Mundek Akhirnya Menjadi Doktor Cumlaude
Kehilangan yang Tak Mudah, Bupati Paulus Henuk Sampaikan Belasungkawa dan Doa Penguatan bagi Charli Lian dan Keluarga

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WITA

Demi Program Masyarakat Tak Tertunda, DPRD Rote Ndao Percepat Pembahasan APBD Perubahan 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 23:07 WITA

APBD Perubahan 2026 Tuntas, Pemkab Rote Ndao Pasang Target 90 Persen dan Tutup Celah Pekerjaan Tertunda

Kamis, 10 September 2026 - 18:39 WITA

Ketika Siswa SMK Negeri 1 Rote Barat Diberi Kesempatan Oleh Hotel Nihi Bo’a Jadi Wajah Rote di Hadapan Wisatawan Dunia

Rabu, 9 September 2026 - 12:28 WITA

Oktober 2026, Tambak Garam Rote Ndao Diproyeksikan Diresmikan Presiden Prabowo

Senin, 7 September 2026 - 16:32 WITA

FGD Bersama BPK RI Perwakilan NTT, Pemkab Rote Ndao Dorong Sinergi Transmigrasi dan Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 14:53 WITA

Di Tengah Duka, Keluarga Besar SMAN 1 Lobalain Hadir Menguatkan Keluarga Berkat Ngulu

Jumat, 4 September 2026 - 09:47 WITA

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Selasa, 1 September 2026 - 17:28 WITA

Sinergi Pemkab Sumba Timur dan DPR RI Diperkuat, Usman Husin Dorong Aspirasi Petani Tembus Pemerintah Pusat

Berita Terbaru