Di Tengah Duka, Keluarga Besar SMAN 1 Lobalain Hadir Menguatkan Keluarga Berkat Ngulu

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Rote Ndao | Jumat pagi, 4 September 2026, menjadi hari yang penuh kesedihan bagi keluarga besar Ngulu. Kabar berpulangnya Bapak Berkat Ngulu, S.H., meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga yang selama ini merasakan kasih, perhatian, dan keteladanan beliau.

 

Almarhum merupakan orang tua dari salah satu guru SMA Negeri 1 Lobalain, Ibu Ester Ngulu, S.Th. Kepergian seorang ayah tentu bukan kehilangan yang sederhana. Ada begitu banyak kenangan, nasihat, perhatian, dan kasih seorang orang tua yang tidak mungkin tergantikan oleh siapa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam suasana duka tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Lobalain bersama Bapak/Ibu Guru hadir langsung di rumah duka pada Jumat pagi untuk menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga :  Alkisah Leluhur Belu Bongga dari ex Nusak Ti, Exodus Ke Puncak Lete Diu

Kehadiran keluarga besar SMAN 1 Lobalain bukan sekadar sebuah kunjungan melayat.

 

Lebih dari itu, kehadiran tersebut menjadi ungkapan kasih dan solidaritas kepada keluarga besar Ngulu yang sedang melewati salah satu fase paling berat dalam kehidupan.

 

Bagi keluarga besar SMAN 1 Lobalain, seorang guru bukan hanya bagian dari lingkungan sekolah. Ketika seorang guru mengalami kedukaan, maka seluruh keluarga besar sekolah turut merasakan kehilangan dan berusaha hadir untuk memberikan dukungan.

 

Di rumah duka, suasana haru begitu terasa. Namun di balik kesedihan tersebut, tersimpan sebuah keyakinan bahwa kehidupan dan kematian manusia berada dalam tangan Tuhan.

 

Kepergian seseorang memang meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi. Akan tetapi, bagi keluarga yang percaya kepada Tuhan, kematian bukanlah akhir dari pengharapan.

Baca Juga :  Kepada Wakil Rakyat Kabupaten Alor yang Mulia

 

Ada keyakinan bahwa setiap manusia memiliki waktu yang telah ditentukan Tuhan untuk lahir, menjalani kehidupan, dan pada akhirnya kembali kepada Sang Pencipta.

 

Karena itu, di tengah air mata dan rasa kehilangan, keluarga besar SMAN 1 Lobalain mengajak seluruh keluarga yang berduka untuk tetap berpegang teguh pada kasih dan penghiburan Tuhan.

 

Secara khusus, ungkapan dukacita disampaikan kepada Ibu Ester Ngulu, S.Th., anak murid SMAN 1 Lobalain Jeqlin Ngulu, serta seluruh keluarga besar Ngulu.

 

“Kiranya Tuhan Yesus memberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan sejati kepada keluarga yang ditinggalkan. Biarlah setiap kenangan indah bersama almarhum menjadi kekuatan bagi keluarga untuk melangkah melewati masa duka ini.

Baca Juga :  Tokoh PWNU Ditunjuk Gubernur Sebagai Ketua Pesparani Katholik Nasional II di NTT

 

Keluarga Besar SMA Negeri 1 Lobalain juga meyakini bahwa setiap kebaikan dan keteladanan yang pernah ditinggalkan seseorang akan terus hidup melalui keluarga dan orang-orang yang pernah mengenalnya.

 

Selamat jalan, Bapak Berkat Ngulu, S.H.

Kiranya almarhum beristirahat dalam damai dan kasih Tuhan, sementara keluarga yang ditinggalkan senantiasa memperoleh kekuatan untuk menerima kehendak-Nya.

 

“Berbahagialah orang yang mati dalam Tuhan.” — Wahyu 14:13.

Jika ingin, saya juga bisa buatkan �⁠3 pilihan judul yang lebih kuat dan menyayat hati, sehingga bisa dipilih salah satu yang paling berbeda dari media Rote Ndao lainnya.*

Berita Terkait

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?
Sinergi Pemkab Sumba Timur dan DPR RI Diperkuat, Usman Husin Dorong Aspirasi Petani Tembus Pemerintah Pusat
Kepala SMAN 1 Lobalain Apresiasi Paulus Henuk: Mai Fali dan Rote Mengajar Hadir Menyalakan Mimpi Generasi Muda
Balik Nama Sertipikat Tak Lagi Menunggu Tanpa Kepastian, ATR/BPN Hadirkan PERINTIS 10 Hari
Pesan Paulus Henuk Menembus Batas Pulau: “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi” Menggema dari Rote untuk Dunia
Sertipikat Tanah Wakaf Jadi Benteng Kepastian Hukum dan Penjaga Amanah Umat
Tutup Rote Mengajar, Paulus Henuk Titip Pesan: Bangun Rote Ndao Bersama
Gotong Royong Bangun Gereja, Rawat Persaudaraan dan Masa Depan Rote Ndao

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WITA

Tak Berhenti di Beasiswa, Usman Husin Pastikan 44 Anak Sumba Tiba di Kampus dan Kos

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:50 WITA

Dua ASN Dinas Pendidikan Rote Ndao Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:22 WITA

Karolina Lede Ketuk Pintu Kapolri, Minta Penanganan Perkara di Polres Ngada Diuji Secara Objektif

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:38 WITA

Balik Nama Sertipikat Kini Lebih Terukur, ATR/BPN Targetkan Peralihan Hak Selesai Maksimal 10 Hari

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:08 WITA

Satukan Visi, Perkuat Kolaborasi: Paulus Henuk Bersama DPRD Kawal Pembangunan Rote Ndao

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Data Menjadi Kompas Rote Ndao: Paulus Henuk Dorong Kebijakan yang Berpijak pada Kondisi Nyata Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Peduli dan Berbagi dalam Duka, Kepala SMA Negeri 1 Lobalain Sampaikan Belasungkawa untuk Keluarga Deksi Penu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:58 WITA

ATR/BPN Pacu Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR, Kepastian Hak Jadi Jalan Menuju Kesejahteraan

Berita Terbaru

Lintas Nusa

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:47 WITA