Bangun dari Pesisir, Yosef Lede Jadikan Pelabuhan Bolok Simbol Kebangkitan Ekonomi Rakyat

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arif Metan Bait Editor : Johanes Henuk
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com | Kabupaten Kupang – Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan komitmennya menjadikan kawasan pesisir sebagai salah satu poros pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rencana rehabilitasi berat Pelabuhan Rakyat Bolok yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan dan dinilai menghambat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

 

Bagi Bupati Kupang Yosef Lede, membangun pelabuhan bukan sekadar memperbaiki infrastruktur fisik. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi rakyat yang bergantung pada sektor perikanan dan kelautan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saat meninjau langsung kondisi Pelabuhan Rakyat Bolok, Senin (20/7/2026), Yosef Lede menegaskan bahwa fasilitas yang menjadi pusat aktivitas nelayan itu harus segera dipulihkan agar kembali berfungsi secara optimal.

Baca Juga :  Atasi Kemiskinan Melalui Pengembangan Potensi Daerah

 

Menurutnya, pelabuhan yang layak akan memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari kelancaran aktivitas bongkar muat hasil tangkapan, meningkatnya mobilitas nelayan, hingga terbukanya peluang usaha baru yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.

 

“Pelabuhan ini bukan hanya tempat kapal bersandar, tetapi menjadi pusat kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, pemerintah akan melakukan rehabilitasi berat agar kembali menjadi penggerak ekonomi rakyat,” tegas Yosef Lede.

 

Kondisi pelabuhan yang mengalami kerusakan selama ini telah menjadi keluhan nelayan. Selain menghambat distribusi hasil laut, kerusakan fasilitas juga meningkatkan risiko keselamatan saat aktivitas sandar dan bongkar muat.

Baca Juga :  Dorong Perekonomian Digital di Daerah, AFPI dan OJK Gelar FinEast 2020 di Kupang

 

Pemerintah Kabupaten Kupang memandang persoalan tersebut tidak bisa lagi ditunda. Rehabilitasi Pelabuhan Bolok menjadi bagian dari strategi pembangunan yang berpihak kepada masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kupang Tonci Teuf serta Kepala Bank NTT Cabang Oelamasi Edward Hede. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa pembangunan pelabuhan membutuhkan kolaborasi agar proses perencanaan hingga pelaksanaan berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal.

 

Bagi masyarakat Bolok, kepastian rehabilitasi pelabuhan menjadi angin segar setelah bertahun-tahun menanti perhatian pemerintah. Harapan besar kini tumbuh agar fasilitas tersebut kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan nelayan dan memperkuat kesejahteraan keluarga mereka.

Baca Juga :  Kegiatan Workshop Pendampingan Teknis Tahun 2023 Dibuka Pj. Gubernur NTT

 

Langkah yang diambil Bupati Yosef Lede sekaligus mempertegas arah pembangunan Kabupaten Kupang yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan di kawasan perkotaan, tetapi juga menyentuh wilayah pesisir yang selama ini menjadi penyangga ekonomi daerah.

 

Dengan menjadikan Pelabuhan Rakyat Bolok sebagai salah satu prioritas pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kupang ingin memastikan bahwa hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Sebab, ketika infrastruktur dasar berfungsi dengan baik, maka aktivitas ekonomi akan tumbuh, kesejahteraan meningkat, dan harapan masyarakat pesisir untuk masa depan yang lebih baik semakin terbuka.

Berita Terkait

Bupati Rote Ndao Pantau Aktivitas Pasar Busalangga, Ekonomi Rakyat Jadi Perhatian
Dari Tambak Rote Menuju Pasar Jawa, Paulus Henuk Buka Jalur Logistik Garam
K-SIGN Mulai Ditopang Infrastruktur Energi, Paulus Henuk Dorong PLN dan Siapkan Jobber BBM
Bukan Sekadar Dibangun, K-SIGN Harus Dikawal: Paulus Henuk Perketat Pengawasan dari Jakarta
Dari Ruang Kemenkes ke Tanah Leluhur: Paulus Henuk Bawa Semangat Rote Mengajar Menjemput Inspirasi dari Putra Rote
Perkuat Sistem Pengendalian Intern, Pemkab Rote Ndao dan BPKP Bangun Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas
Dari Ruang Diskusi ke Arena UMKM, Paulus Henuk Pastikan Pembangunan Bergerak Bersama
Kelangkaan BBM Kembali Lumpuhkan Rote Ndao, Antrean Mengular di SPBU Metina, Warga Pertanyakan Distribusi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:32 WITA

FGD Bersama BPK RI Perwakilan NTT, Pemkab Rote Ndao Dorong Sinergi Transmigrasi dan Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 14:53 WITA

Di Tengah Duka, Keluarga Besar SMAN 1 Lobalain Hadir Menguatkan Keluarga Berkat Ngulu

Selasa, 1 September 2026 - 17:28 WITA

Sinergi Pemkab Sumba Timur dan DPR RI Diperkuat, Usman Husin Dorong Aspirasi Petani Tembus Pemerintah Pusat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:56 WITA

Kepala SMAN 1 Lobalain Apresiasi Paulus Henuk: Mai Fali dan Rote Mengajar Hadir Menyalakan Mimpi Generasi Muda

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Balik Nama Sertipikat Tak Lagi Menunggu Tanpa Kepastian, ATR/BPN Hadirkan PERINTIS 10 Hari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:32 WITA

Pesan Paulus Henuk Menembus Batas Pulau: “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi” Menggema dari Rote untuk Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:29 WITA

Sertipikat Tanah Wakaf Jadi Benteng Kepastian Hukum dan Penjaga Amanah Umat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:00 WITA

Tutup Rote Mengajar, Paulus Henuk Titip Pesan: Bangun Rote Ndao Bersama

Berita Terbaru