Erasmus Frans Mandato itu Sahabat Saya, Sangatlah Naif Saya Dihubung Hubungkan Dengan Kasus Tersebut

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Nadus Saduk Editor : John Henuk
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Terkait desas-desus di media sosial yang  terkesan mencoba menghubung-hubungkan Bupati Rote Ndao, dengan proses hukum yang sedang dijalani Erasmus Frans Mandato, mantan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao,

 

Paulus Henuk, SH, mengaku Erasmus Frans Mandato adalah sahabat baiknya dan sangatlah naif, dirinya dihihungkan-hubungkan dengan kasus yang dijalaninya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Isu tersebut tidaklah benar dan tidak sesuai fakta. Proses hukum yang sedang berjalan  itu merupakan ranah aparat penegak hukum yang tidak ada hubungan dengan Pemda,” tegasnya dalam surat klarifikasi yang diterima wartawan, Selasa (09/9/2025), seperti disadur dari media online sindontt.com.

Baca Juga :  Data Kasus Bawang Merah Sudah Lengkap, Tunggu Jaksa Tentukan waktu Gelar Perkara

 

Dikatakan Paulus Henuk, sebuah proses hukum memiliki mekanisme dan independensi tersendiri sesuai profesionalitas intitusi sehingga Polres Rote Ndao tentu memiliki kewenangan terkait hal itu sesuai aturan yang berlaku,” terang dia.

 

Henuk melanjutkan, pada prinsipnya semua pihak  diharapkan menghormati setiap proses hukum yang berjalan. Oleh karena itu, sebagai seorang pemimpin di daerah, dia selalu memberikan dukungan moril terhadap Erasmus Frans Mandato yang merupakan bagian dari sahabat baiknya dalam menghadapi proses hukum agar hukum dapat ditegakan secara adil dan bermartabat dengan menjunjung nilai kebenaran hukum.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Perkuat Kemitraan Dengan Kantor Pertanahan, Langkah Awal Menuju Tata Kelola Aset Dan Pelayanan Publik Yang Lebih Modern

 

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas Selly, MM, secara terpisah yang dimintai tanggapan oleh media, meminta agar masyarakat Rote Ndao jangan terprovokasi oleh ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam bermedsos.

 

“Masyarakat perlu berhati-hati dan bijak menggunakan media sosial. Jangan terprovokasi dan perlu bijak serta lebih cerdas  sehingga dalam menyebarkan informasi berupa pesan di medsos, selalu positif agar dapat terciptanya persaudaraan guna mendukung kemajuan bagi daerah Rote Ndao,” pintahnya.

 

Selly juga mengaku situasi kondusif merupakan syarat penting bagi kelanjutan pembangunan daerah, untuk itu semua pihak perlu menjaga harmonisasi sosial serta tidak terjebak pada narasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Rakyat Cicipi Ransum TNI,  Sebagai Bukti TNI  Sangat Dekat dan Sayang Rakyat

 

“Rote Ndao sedang membangun. Semua pihak perlu bahu-membahu menjaga suasana aman dan damai agar pembangunan berjalan lancar demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Mengakhiri pernyataannya, Jonas Selly menerangkan, pemda membuka ruang dialog dan komunikasi bagi seluruh elemen masyarakat yang menghadapi masalah publik maupun terkait kebijakan pemerintah daerah.

 

“Ini merupakan bagian dari keterbukaan pemerintah untuk menerima kritik dan masukan demi penyempurnaan pembangunan Rote Ndao,” pungkas Bupati Rote Ndao,” urainya. *

 

 

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum Aset Pertahanan, Kantor Pertanahan Rote Ndao Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan
Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi
Sekda Rote Ndao Tidak Sediakan Buku Tamu Bagi Setiap Orang yang Bertamu
Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA