Bantuan WC Untuk Warga Desa Daiama Diduga Tidak Tepat Sasaran

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Dis Amalo Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok Foto : Istimewah

onlinentt.com-ROTE NDAO-Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko akan mendapat bantuan Water Closet (WC) gratis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rote Ndao tahun 2025. Namun, bantuan tersebut disinyalir tidak tepat sasaran.

 

Informasi yang diperoleh media ini, Rabu (26/3/2025) malam bahwa sebanyak 25 warga Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko akan mendapat bantuan WC gratis sebanyak 25 unit. Namun, 11 dari 25 warga tersebut sudah memiliki WC bahkan ada yang mendapat bantuan rumah dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim).

 

“Sebanyak 25 orang dapat 25 unit WC tapi 11 orang sudah ada WC.  Dari nama-nama yang diusulkan ada yang sudah dapat  rumah bantuan dari Perkim sekaligus dengan WC tapi masih di kasih lagi,” kata seorang warga Desa Daiama.

 

Ia menjelaskan tahun 2024, Dinas PUPR Rote Ndao melakukan survei terhadap 36 warga yang diusulkan. Dari hasil survei  tersebut, 25 orang dinyatakan layak untuk menerima bantuan WC gratis sedangkan 11 orang dinyatakan tidak layak.

 

“Saya kurang tau mereka pakai kriteria apa sehingga 11 orang itu dinyatakan  tidak layak. Setahu saya  yang layak itu yang sudah punya WC baik itu pribadi maupun itu bantuan dari pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Perubahan Melalui Youth Camp HISTORY MAKER

 

Kepala Desa Daiama Heber Laorens Ferroh mengakui sebanyak 25 orang yang diusulkan untuk menerima bantuan tersebut. Sebagai pemerintah desa hanya berhak untuk mengusulkan, sedangkan yang menentukan layak atau tidak, itu merupakan kewenangan Dinas PUPR.

 

“Saat survei, pendamping desa dan fasilitator didampingi oleh para kepala dusun dari masing-masing dusun turun langsung menemui warga yang bersangkutan,” kata Heber.

 

Heber mengakui ada warga yang sudah miliki WC namun dalam kondisi rusak berat dan ringan sehingga tidak difungsikan. Selain itu  ada seorang janda yang mendapat bantuan rumah Perkim namun yang bersangkutan tidak mampu swadaya sehingga WC tidak dibangun.

Baca Juga :  PT. PLN ULP Rote Ndao dan Vendor, Dapat Pujian dari Masyarakat Felai Dusun Maku Oematamboli

 

“Memang ada warga yang sudah punya WC tapi dalam kondisi rusak berat maupun ringan sehingga tidak digunakan maka kita usulkan. Begitupun seorang janda yang dapat Perkim tapi dia tidak mampu swadaya sehingga tidak bangun WC.

Kita hanya usulkan tapi yang tentukan  layak atau tidak adalah Dinas PUPR.  Satu WC anggarannya Rp 17 juta,” jelas Heber.*

Berita Terkait

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA