Kemudian, bermula dari peristiwa tewasnya Panglima perang Nalle Tande di tangan panglima perang Nggau Pandi maka antara sub klen Kona, (sukunya Nalle Tande), dan Nggau Pandi, terjadi pemali/nisak.
Pemali atau nisak di antara keduanya masih dipercaya dan atau berlaku sampai dengan hari ini, misalnya, kedua sub klen, tidak boleh berkelahi atau kawin mawin.
Selain, kedua panglima perang yang memiliki kekebalan fisik sakti mandraguna, ada pula panglima perang lain, misalnya, Lere Tasi dari sub klen Le’e.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok ini dikenal sangat mahir dalam permainan pedang dan mempunyai kekuatan sakti mandraguna lainnya, yakni bisa menghilang di tengah kerumunan orang dan masuk ke daerah musuh dalam sekejap mata. Selain itu dapat berubah wujud menjadi berbagai jenis hewan, misalnya kelelawar, burung, anjing, tikus, laba-laba dan ular.
Sepeninggal panglima perang Lere Tasi, kelewang yang biasa dipakai dalam peperangan masih terlihat di salah satu hutan kecil yang terletak di Dusun Oederas Kecamatan Rote Barat Daya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































