Siapakah Mboe Ain dan Lutu Ain Dalam Tatanan Masyarakat Rote Ti

- Redaksi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hal yang berbeda, juga dikatakan oleh sumber tuturan lain, kalau Mboe Ain, adalah sekelompok orang, dahulu merupakan masyarakat Oenale yang telah melebur dan mendeklarasikan diri melalui sebuah sumpah serapah menjadi masyarakat Rote Ti. Sementara Lutu Ain sendiri adalah masyarakat asli Ti.

Sehingga Kerajaan Ti dahulunya, merupakan gabungan dua kelompok besar masyarakat Oenale dan Ti.

Baca Juga :  Wagub Johni Asadoma Launching Penerbangan Perdana Jetstar Asia di Bandara Komodo Labuan Bajo

Lain dari itu, sebagian orang menduga kalau nama Mboe Ain, adalah nama seorang leluhur bernama, Mboe Dai, yang dahulunya mendiami sebuah dusun bernama, “Oe Dai, ” di Desa Oebou Kecamatan Rote Barat Daya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka, hal serupa tidak beda jauh dengan Kerajaan Dengka, yang adalah gabungan tiga kelompok besar masyarakat, yakni Ndau, Lidor dan Lai Lete. Akan tetapi terkait kebenaran penuturan Mboe Ain dan Lutu Ain tersebut, perlu dilakukan penelusuran lebih serius, baik dalam kalangan masyarakat Ti maupun Oenale.

Baca Juga :  DPRD dan Pemerintah Diharapkan Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Baru, pada Tahun 1500 Masehi, setelah dilakukan pembagian klen dan sub klen oleh Saku Nara, salah seorang Mane Lai, anak dari leluhur Nara Resi, masyarakat Rote Ti, akhirnya, terbagi dalam dua klen besar, yaitu Taratu dan Sabarai. Nama dua klen ini berasal dari nama dua leluhur, yakni Ratu Nara dan Saba Nara. Keduanya merupakan anak dari leluhur Nara Resi.

Baca Juga :  Paulus Henuk-Apremoi Dudelusy Dethan Akhirnya Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Terpilih

Berita Terkait

Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum
Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat
MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok
Bupati Paulus Temui Menteri KKP: K-SIGN Harus Jalan, Jangan Korbankan Masa Depan Rote Ndao karena Kepentingan Politik
Dari Jakarta untuk Desa-Desa Rote Ndao, Paulus Henuk Pastikan Verifikasi Pemekaran Segera Bergulir
Bupati Paulus Henuk Ingatkan Jajaran Dinas Pendidikan: Kritik Harus Dijawab Data, Kewenangan Jangan Disalahgunakan
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang
Dua Kampung Nelayan Segera Dibangun, Paulus Henuk Dorong Tujuh Lokasi Rote Ndao Terakomodir

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:02 WITA

Dari Ruang Kerja Bupati, Paulus Henuk Perkuat Komunikasi Politik untuk Kepentingan Rote Ndao

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WITA

Pemkab Rote Ndao Perkuat Sinergi Pertanahan, Bupati Paulus Henuk Terima Audiensi Kepala Kantor Pertanahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:40 WITA

Angriyani Novita Lololau: “Doakan Apa yang Kamu Kerjakan dan Kerjakan Apa yang Kamu Doakan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Bupati Paulus Henuk Cek Langsung Pembangunan Kantor Camat Pantai Baru, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:29 WITA

K-SIGN Bergerak, Paulus Henuk Pastikan Suara Pemilik Lahan Tak Terlewat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:18 WITA

Dari NusaTani ke NuFRN, Paulus Henuk Dorong Program Pangan yang Menyentuh Kebutuhan Warga Rote Ndao

Berita Terbaru