Dari jumlah produksi itu, lanjutnya, yang sudah dijual sebanyak 2.888 ton lebih. “Di jual di lokal setempat dan ada yang dijual ke industri pakan ternak yang ada di Tablolong,” ucap Lecky.
Dari penjualan 2.888 ton tersebut, menghasilkan ribuan ternak. “Nah dari penjualan 2.888 ton itu, integrasi dengan ternak menghasilkan ayam sebanyak 6.026 ekor, kambing 932 ekor, babi 1.397 ekor, dan sapi 412 ekor,” rinci Lecky.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jumlah ternak tersebut, kata Lecky merupakan jumlah sementara karena jagung TJPS periode Okmar belum selesai dipanen. “Nah ini angka-angka sementara ini. Semua kabupaten belum menyampaikan hasil rekapitulasi datanya. Mungkin sampai bulan Juli 2021 baru kita dapatkan angka fix-nya seperti apa,” kata Lecky. *tim

Ikuti Kami
Subscribe































