Kades Papela, Akhirnya Disertijab Oleh Camat Rotim

421

onlinentt.com-Rote Ndao.-Setelah tertunda   selama satu bulan, Kepala Desa Papela terpilih, H. Sugiarto Azhari, akhirnya diserah terima jabatannya oleh Camat Rote timur, Refli Therik,  pada Rabu 31 Maret 2021, pukul 14.00 wita.

Serah Terima Jabatan tersebut selain turut dihadiri oleh Camat Rote timur, Refly Therik dan Staf, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan setempat, Kepala Puskesmas Eahun, Komandan Pos Angkatan Laut Papela, Pihak Polsek Rote timur, Perwakilan Babinsa dan tamu undangan lainya.

Serah terima jabatan itu berdasarkan surat  Sekda Rote Ndao yang ditanda tangani oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Ir. Untung Harjito kepada Camat Rote timur nomor. 140/280/OPMD 5.1

Dalam sambutannya, Refly Therik mengingatkan, sebagai seorang pemimpin harus mematuhi aturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah di mana dalam pelaksanaannya tidak diperbolehkan melakukan sesuka hati.

“kades perlu selalu berkootdinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten dalam berbagai kegiatan Pemerintah,”tegas dia.

Selanjutnya Refly menerangkan penundaan Sertijab Desa Papela yang hampir sebulan lamanya ini diduga akibat pihak Inspektorat daerah masih melakukan pemeriksaan keuangan Desa Papela Tahun Anggaran 2020 dan diduga telah terjadi pelanggaran Prokes oleh kades terpilih pada saat usainya pelantikan.

“Yang bersangkutan sudah dijatuhi sangsi dari Bupati Rote Ndao Sesuai Keputusan Bupati Rote Ndao No. 184/KEP/HK/202,”papar Refli.

Diakhir acara, Komandan Pos Angkatan Laut dan Pihak kepolisian dalam hal ini Babinkamtibmas juga diberi kesempatan untuk menyampaikan himbauan agar Kepala Desa Papela dan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Lebih khusus, Babinkamtibmas Desa Papela, Ahmad Zulkarnaen, kepada Kepala Desa Papela menghimbau agar kejadian arak-arakan, pawai yang pernah terjadi tidak terulang lagi.

“Mengadakan pesta dan acara lainya dengan mengumpulkan orang banyak tidak diperbolehkan. Apalagi, ada yang berpikir bahwa arak-arakan atau pawai  yang pernah dilakukan atas ijin Babinkamtibmas.

Itu pernyataan yang salah karena saya sebagai Babinkamtibmas Desa Papela tidak pernah memberikan ijin kepada siapapun.
Kami pihak Babinkamtibmas, yakni TNI Polri dan pemerintah setiap saat selalu memamntau dan  mengawasi jalannya protokol kesehatan,”jelasnya.

Usai acara Sertijab dan media yang mencoba mewawancarai Kades Papela terkait program kerja serta sanksi apa yang diterimanya, kades menolak berkomentar dengan alasan sedang sakit kepala.

Sementara, tokoh adat Desa Papela, Djishard Bakuama dikesempatannya, kepada media mengapresiasi Bupati Rote Ndao karena telah memberikan sanksi kepada Kepala Desa  Papela terkait pelanggaran Protokol Kesehatan.

“Hari ini telah dilaksanakan sertijab, Tetapi kami sangat kecewa dengan Ketua Gugus Covid 19 Kabupaten Rote Ndao yang terkesan tidak perduli terhadap aturan terutama, KUHP pasal 216, ayat 1 dan pasal- lainya yang mengatur, tentang pelanggaran prokes,” ujarnya.

Menurut Djishard, yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran prokes, dengan tidak menghiraukan surat pengaduan  masyarakat Desa Papela terkait dugaan pelanggaran prokes dan Surat keputusan Kapolri nomor ST/3220/XI KES.7./2020  tertanggal 16 November 2020, tentang penegakan Prokes.

“Kalau masyarakat yang melanggar prokes siapa yang akan memberikan sanksi,” ujar dia balik bertanya. *ambi

Comments
Loading...