Direktur PT. Gunung Sari Indah, Heri salah satu kontraktor pelaksana yang menangani salah satu paket pekerjaan ruas Noa-Golo Welu (APBD I) KSO dengan PT. Lestari Nauli Jaya, yang berhasil dihubungi tim media ini melalui sambungan telephon salulernya pada Sabtu (9/1/21) mengakui terjadinya longsoran di ruas jalan tersebut.
“Iya benar. Kemarin ada longsor yang sempat memutus akses masyarakat ke Kota Labuan Bajo. Longsor menutup seluruh badan jalan dengan panjang sekitar 20 meter hingga 30 meter. Ketinggian tumpukan material dua hingga tiga meter dan lebar delapan meter. Akses jalan tertutup total, sehingga terjadi kemacetan sekitar ratusan meter,” ujar Heri.
Mendapatkan laporan adanya longsor di ruas jalan yang ditangani perusahaannya, Heri segera mengerahkan alat berat menuju titik longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dibantu aparat TNI-Polri dan anggota Satgas dari BPBD Kabupaten Manggarai Barat, serta aparat Kecamatan Kuwus, pihaknya dapat membersihkan material longsoran.
“Saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan namun harus tetap hati-hati karena jalan yang licin. Kami masih melakukan pembesihan sisa-sisa material longsor secara manual,” katanya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

































