Artinya DPRD sebagai wakil dari rakyat daerah yang juga lahir, digaji dan hidup dari penderitaan rakyat harus menjadi benteng utama dalam melindungi rakyatnya.
Meski begitu, melihat perkembangan covid-19 yang kian melaju dan sulit dihindari, sementara berbagai himbauan yang sedang berjalan, tidak juga berlangsung efektif. Dilain sisi belum ada tanda-tanda keseriusan DPRD Kabupaten Alor untuk melakukan gebrakan besar demi menyelamatkan rakyatnya.
Alih-alih melaksanakan tugas dan fungsinya, DPRD malah bungkam dan “menghindar” dari kepanikan dan kekhawatiran rakyat. praktis, sebagaian rakyat mulai mengeluhkan mahalnya harga sembako, keluhan tenaga medis tentang minimnya APD dan tidak memadainya fasilitas kesehatan, belum lagi buruh harian dan pedagang pasar yang pendapatan hariannya mulai berkurang, bahkan mungkin tidak sama sekali dalam masa social distancing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambah, potensi lahirnya dampak sosial ekonomi rakyat akibat lambannya penangan oleh pemerintah, adalah bukti alpanya DPRD dalam memperjuangkan kepentingan rakyat setempat.

Ikuti Kami
Subscribe


















