“Untuk mandi dan cuci kami terpaksa pakai air hujan. Kalau untuk masak dan minum kami minta di orang-orang yang punya sumur. Bukannya kami tidak bisa akai air tangki tapi kalau kami isi air tangki lalu air jalan lagi maka kami rugi Sehingga kami bertahan dengan keadaan seperti ini dan sampai saat ini pun tidak ada informasi apapun dari PDAM Kota Kupang terkait kenapa kami warga konsumen pengguna air di jalur ini tidak diberi pelayanan, ” tandas komsumen pengguna air yang tidak mau meneyebutkan namanya itu. ///
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe































