Foto : Eksam Mboeik
onlinentt.com-Rote Ndao-Sebagai wujud kepedulian dan komitmennya dalam membangun Rote Ndao, Bupati Rote Ndao kembali melanjutkan pertemuan bersama Tim KKP dan Tim PT. NINDYA KARYA yang ditunjuk oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan RI di Hotel Herper, Kupang.
PT. NK sebagai pelaksana kontruksi proyek K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao akan segera memulai pelaksanaan proyek pada pertengahan bulan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatannya, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menghimbau dan memohon doa restu dari semua pihak terutama masyarakat Rote Ndao untuk mendukung dan mendoakan agar semua perjuangan dan harapan masyarakat Rote Ndao dapat berjalan dengan baik.
“Kemarin Pak Bupati mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Program Pemerintah Pusat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), “ungkap salah seorang sahabat Bupati Rote Ndao yang enggan namanya dipublish melalui akun pribadinya.
Sementara menurut Bupati Paulus Henuk di sela sela pertemuan tersebur, bahwa kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis di wilayah NTT.
Sehingga pertemuan ini sebagai langkah untuk berdiskusi dan mengevaluasi sejauh mana progres yang telah dicapai, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan solusi konkret agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Percepatan implementasi program, dijelaskan Henuk, tidak hanya tentang administrasi dan anggaran, tetapi tentang memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah pusat benar-benar menyentuh dan menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah,” ungkapnya.
Paulus menambahkan, dengan sinergitas yang kuat antar lembaga, komitmen pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, mampu mendorong percepatan pembangunan yang merata, adil, dan berkelanjutan di seluruh pelosok NTT termasuk Kabupaten Rote Ndao,” pungkas dia.
Setelah kegiatan rakor, Bupati pulau terselatan Indonesia itu bersama para Bupati se-NTT juga mengikuti Deklarasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebagai bentuk komitmen bersama dalam melindungi warga, khususnya kelompok rentan, dari kejahatan perdagangan manusia yang masih menjadi tantangan di banyak daerah.
Dari sana, Bupati Henuk bersama Gubernur NTT melanjutkan kegiatan di Aula El Tari untuk membahas rencana tindak lanjut hasil desk percepatan program prioritas, sebagai langkah konkret dari hasil rakor sebelumnya.
Melalui forum ini, para Bupati se-NTT bersama Gubernur NTT memastikan setiap rencana yang telah di turunkan dalam aksi nyata dapat terukur, dipantau dan berdampak langsung bagi masyarakat. *tim











p



















