Jawab Kebutuhan Daerah, Sejumlah Perusahaan Ternama dan Beberapa Kementerian Rapat Kerja Strategis Bersama Bupati Rote Ndao; Hasilkan Lima Point Penting

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 00:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : PPID Utama-DKISP Rote Ndao Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

onlinentt.com-Rote Ndao-Guna menjawab kebutuhan daerah dan mendukung operasional Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), sejumlah Perusahaan ternama dan beberapa Kementerian, misalnya Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, PT. Pertamina Patra Niaga, PT. PLN, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT. Nindya, rapat kerja strategis bersama Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Rabu, 1 April 2026.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat kerja strategis yang dipimpin oleh Dirjen Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan Ir. Koswara, M.P, menghasilkan lima point kesepakatan, antara lain, pertama; rencana pembangunan fasilitas penyimpanan BBM (Jobber) di Kabupaten Rote Ndao dengan segera menetapkan skema pembangunan fasilitas penyimpanan BBM, (Jobber), bahwa apakah pembangunannya dilakukan oleh Pertamina, Pemerintah daerah, atau skema kerja sama investasi,”papar Dirjen KKP Koswara.

Baca Juga :  Isu Wabah Virus Corona Pengaruhi Kunjungan Tamu di Hotel Neo Aston

 

Selanjutnya, Koswara mengaku kepastian ini diperlukan sebagai dasar penyusunan perencanaan teknis dan anggaran, sebab perkiraan pembangunannya lebih kurang memakan waktu 1–2 tahun.

 

Sehingga perlu mempersiapkan solusi penampungan sementara BBM yang memenuhi syarat untuk memastikan operasional K-SIGN tetap berjalan sembari menyiapkan fasilitas permanen.

 

“Segera disusun time line pelaksanaan yang komprehensif mulai dari kajian teknis, perizinan, pembangunan fisik, hingga operasional,” jelasnya.

 

Dikatakan Koswara, bersamaan dengan penetapan skema pembangunan, segera dimulai proses pengurusan perizinan yang diperlukan, termasuk Izin Usaha Sementara dan kelengkapan administratif lainnya.

 

“Komitmen tertulis dari masing-masing instansi (Pertamina, BPH Migas, Dirjen Migas, KKP, dan Pemda Rote Ndao) mengenai peran dan kontribusi masing-masing dalam percepatan pembangunan fasilitas Penyimpanan BBM (Jobber) di Rote Ndao dan perlu dilakukan pembentukan tim teknis Lintas kementerian/lembaga untuk kajian dan implementasi,” terang dia.

Baca Juga :  September 2020 lalu,  Koperindag Rote Ndao, Usul 18.936 Orang Calon Penerima Dana UMKM

 

Menurutnya, sesuai Perpres nomor 191 tahun 2014 sebagaimana diubah dengan Perpres Nomor 117 tahun 2021, tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, kegiatan garam secara spesifik belum termuat di dalam peraturan tersebut.

 

Sementara, untuk usaha garam secara mikro sudah disubsidi tetapi untuk skala besar belum dapat disupport untuk JBT minyak solar.

 

“ Kapasitas mesin di Kabupaten Rote Ndao sekitar 10 MW dari PLN yang hanya bisa dimanfaatkan ±5 MW akibat keterbatasan Bahan Bakar Minyak. Maka dari itu, perlunya kebutuhan tambahan untuk kawasan industri garam tahap awal sebesar ±4 MW,” ucap Koswara.

 

Senada Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menjelaskan bahwa K-SIGN seluas 10.000–13.000 hektar menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Saat ini, 1.700 hektar tengah dikembangkan, dengan 700 hektar akan mulai dioperasionalkan pada bulan April 2026 dan 1.000 hektar pada akhir tahun.

Baca Juga :  KKP dan Pemerintah Provinsi NTT Tetap Dukung Sentra Produksi Garam di Rote Ndao

 

Dampak ekonomi dari proyek ini, jelasnya, telah terlihat signifikan, di mana pertumbuhan ekonomi Rote Ndao melonjak dari 4% menjadi 7,69% pada tahun 2025. Untuk mendukung operasional tahap pertama, kebutuhan listrik mencapai 4 MW, sementara kapasitas generator PLN telah siap hingga 10 MW. Namun, kendala utama adalah ketidakmampuan pasokan BBM akibat cuaca buruk yang sering menghentikan distribusi dari Kupang.

 

“ Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 2 hektar yang telah bersertifikat atas nama Pemda Rote Ndao untuk pembangunan fasilitas penyimpanan BBM. Kami berharap Rote Ndao bisa menjadi kawasan berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan strategis (KEK),” ucap Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk. *Sumber PPID Utama-DKISP Rote Ndao

Berita Terkait

Paulus Henuk Secara Simbolis Serahkan Bantuan Alat Pertanian di Desa Holoama Kecamatan Lobalain
Bupati Henuk Dorong Yayasan Nusa Tenggara Vokasi Untuk Fokus Produksi Rumput Laut dan Janji Bangun Pabriknya
Victor Bungtilu Laiskodat Akui Rote Ndao Miliki Sejumlah Potensi yang Sangat Menjanjikan Bagi Perekonomian Masyarakat
Pemprov NTT Tetapkan Alokasi Pengeluaran 3.080 Ternak Besar dari Rote Ndao Tahun 2026
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, Pantau “Arus” Kas Keuangan Daerah
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk Kembali Datangi Lokasi Rencana Pembangunan Jober
Ketua Komisi III DPRD NTT Nilai Dividen Bank NTT Yang Disetor ke Daerah Turun Signifikan
Peduli Petani di Sumba Tengah, Usman Husin Serahkan 50.000 Benih Kopi Robusta
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:02 WITA

Bupati Henuk Dorong Yayasan Nusa Tenggara Vokasi Untuk Fokus Produksi Rumput Laut dan Janji Bangun Pabriknya

Minggu, 12 April 2026 - 03:15 WITA

Victor Bungtilu Laiskodat Akui Rote Ndao Miliki Sejumlah Potensi yang Sangat Menjanjikan Bagi Perekonomian Masyarakat

Selasa, 7 April 2026 - 00:51 WITA

Jawab Kebutuhan Daerah, Sejumlah Perusahaan Ternama dan Beberapa Kementerian Rapat Kerja Strategis Bersama Bupati Rote Ndao; Hasilkan Lima Point Penting

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:43 WITA

Pemprov NTT Tetapkan Alokasi Pengeluaran 3.080 Ternak Besar dari Rote Ndao Tahun 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:29 WITA

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, Pantau “Arus” Kas Keuangan Daerah

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:43 WITA

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk Kembali Datangi Lokasi Rencana Pembangunan Jober

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:41 WITA

Ketua Komisi III DPRD NTT Nilai Dividen Bank NTT Yang Disetor ke Daerah Turun Signifikan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:22 WITA

Peduli Petani di Sumba Tengah, Usman Husin Serahkan 50.000 Benih Kopi Robusta

Berita Terbaru